GOOD CORAL GOVERNANCE (INOVASI PENGELOLAAN TERUMBU KARANG) KABUPATEN WAKATOBI

La Radu, Andi Luhur Prianto, Muchlas M Tahir

Abstract


 The purpose of this study aims to determine the innovation management of coral reefs in the perspective of governance and to determine the factors supporting and inhibiting innovation coral reef management by local governments. This type of research is descriptive qualitative. The results showed the involvement of stakeholders in transplanting corals and supervision in the field of conservation of marine protected areas, there is a match between local knowledge and modern knowledge. Supervision and control is carried out by the Ministry of Maritime Affairs and Fisheries, Marine and Fisheries Agency well as the community watchdog group. Surveillance and monitoring operations have been allocated budgets of state and local budgets. Authority management refers to the laws, ministerial regulations , local regulations , village regulations and the values of local wisdom

 

 

 Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui inovasi pengelolaan terumbu karang dalam persfektif tata kelola dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam inovasi pengelolaan terumbu karang yang dilakukan oleh pemerintah daerah. Tipe penelitian ini deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya keterlibatan para pemangku kepentingan dalam melakukan transplantasi karang dan pengawasan dibidang konservasi daerah perlindungan laut, terdapat kesesuaian antara pengetahuan lokal dan pengetahuan modern. Pengawasan dan pengendalian dilakukan oleh kementerian Kelautan dan Perikanan, dinas kelautan dan perikanan serta kelompok masyarakat pengawas. Operasi pengawasan dan pemantauan mendapat alokasi anggaran dari APBN dan APBD. Otoritas pengelolaan mengacu kepada undang-undang, peraturan menteri, peraturan daerah, peraturan desa serta nilai-nilai kearifan lokal.


Keywords


governance; coral reefs; innovation; tata kelola; terumbu karang; inovasi

Full Text:

PDF

References


Fattah, Nanang. 2004. Konsep Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dan Dewan Sekolah. Bandung: Pustaka Bani Quraisy.

Gunawan, dkk. 2006. pengenalan manfaat dan fungsi ekosistem terumbu karang dan ekosistem terkait, serta kondisi terumbu karang di indonesia. Jakarta : COREMAP II.

Iyam. 2007. Pemeliharaan Terumbu Karang. Bandung : Angkasa.

Ikawati, Y. dan H. Parlan. 2009. Coral reef in Indonesia. COREMAP II, MAPIPTEK dan Kemenko Kesra.

Kordik K, M Ghufran. 2010. Ekosistem Terumbu Karang. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Kooiman, et. al. 2005. Fish for Life: Interactive Governanve for Fisheries. MARE Publications. University of Amsterdam Publishings.

Manullang, 2005. Dasar-Dasar Manajemen. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press.Mardikanto, T. dan Sri Sutarni. T. 2001. Prosedur Penelitian Penyuluhan Pembangunan. Surakarta : Prima Theresia Pressindo.

Mokhsen, N. 2003. Decenralication in Indonesia. Thesis Ph D- Australian National University 2003.

Soediono, Gatot. 2008. Analisis Pengelolaan Terumbu Karang Pada Kawasan Konservasi Laut Daerah Pulau Randayan Dan Sekitarnya Kabupaten Bengkayang Provinsi Kalimantan Barat, Universitas Diponegoro, Semarang.

Thorbun, C. 2002. Regime change-prospects for community-based resource management in post- New Order Indonesia. Society and Natural Resources.




DOI: https://doi.org/10.26618/ojip.v2i2.50

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Otoritas : Jurnal Ilmu Pemerintahan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

___________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________

Creative Commons License

Otoritas : Jurnal Ilmu Pemerintahan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
 
 
View My Stats