Teori Belajar Sebagai Landasan Pengembangan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam

DOI: https://doi.org/10.26618/8hsrmb05

Authors

  • Masriwaty Malik UIN Alauddin Makassar

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki karakteristik yang khas karena tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan keagamaan, tetapi juga pada pembentukan sikap, nilai, dan kesadaran spiritual peserta didik. Salah satu landasan penting dalam pengembangan pembelajaran adalah teori belajar yang menjelaskan bagaimana peserta didik belajar, membangun pemahaman, dan menginternalisasi nilai. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji teori belajar sebagai landasan pengembangan pembelajaran Pendidikan Agama Islam secara konseptual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kajian pustaka konseptual dengan menelaah literatur ilmiah berupa buku akademik dan artikel jurnal bereputasi yang relevan dengan teori belajar, pembelajaran, dan pendidikan Islam. Analisis dilakukan melalui tahapan pengelompokan konsep, analisis komparatif, dan sintesis konseptual terhadap teori-teori belajar utama, meliputi behaviorisme, kognitivisme, konstruktivisme, humanisme, dan teori sosial–kultural. Hasil kajian menunjukkan bahwa tidak ada satu teori belajar yang secara tunggal mampu menjawab kompleksitas tujuan pembelajaran PAI. Setiap teori memiliki kontribusi yang saling melengkapi dalam mengembangkan dimensi kognitif, afektif, sosial, dan spiritual peserta didik. Oleh karena itu, pengembangan pembelajaran PAI memerlukan pendekatan integratif terhadap teori belajar agar pembelajaran tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga transformatif. Artikel ini memberikan kontribusi konseptual berupa kerangka pemahaman yang menempatkan teori belajar sebagai fondasi utama dalam pengembangan pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang bermakna dan berorientasi nilai.

Downloads

Published

2026-01-19