Peranan Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Mengatasi Perilaku Menyimpang Siswa

Mumtahanah Mumtahanah

Abstract


Abstrak

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, sehingga yang menjadi instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti itu sendiri. Adapun instrumen yang penulis gunakan dalam mengumpulkan data di lapangan sesuai dengan obyek pembahasan dalam penelitian ini adalah penulis melakukan observasi, interview, dan dokumentasi. Guru memiliki sebagian tanggung jawab orang tua untuk memberikan pendidikan, ketika anak dilimpahkan kepada guru di sekolah. Tidak peduli anak dari keluarga mana yang dilimpahkan. Guru adalah orang tua siswa di sekolah. Sebagai orang tua disekolah memang seharusnya guru bertanggung jawab terhadap perkembangan siswanya baik dari segi kognitif, afektif dan psikomotorik. Terlebih bagi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang memiliki tugas untuk tidak sekedar mentransfer pengetahuan saja namun juga berperan memberikan pengajaran dan bimbingan berkaitan dengan akhlak siswa. Berkaitan dengan ahklak atau contoh yang baik, maka Allah SWT telah memberikan gambaran mengenai ahklak Nabi Muhammad SAW. Karena dalam kehidupan, seorang manusia sejak lahir selalu berbuat dan bertindak, berfikir, berperasaan, merasa dan berhubungan dengan orang lain.

 

Kata Kunci: Pendidikan Agama Islam, Perilaku Menyimpang

Abstract

This study uses a qualitative approach, so that the main instrument in this study is the researchers themselves. The instruments that the authors use in collecting data in the field in accordance with the object of discussion in this study is the authors make observations, interviews, and documentation. Teachers have some parental responsibility to provide education, when children are bestowed to teachers at school. No matter which child of the family is bestowed. Teachers are parents of students at school. As a parent in school, teachers should be responsible for the development of their students in terms of cognitive, affective and psychomotor. Especially for Islamic Religious Education Teachers (PAI) who have the task to not just transfer knowledge but also play a role to provide teaching and guidance related to morality students. Relating to ahklak or a good example, then Allah SWT has given a picture of the Prophet Muhammad's ahklak. Because in life, a human from birth always acts and acts, thinks, feels, feels and relates to others.

 

Keywords: Islamic Religious Education, Deviant Behavior


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Abdul Malik dkk, Pengembangan Kepribadian Pendidikan Agama Islam, Jakarta: Direktorat Pendidikan Agama Islam, 2009.

Achamadi, Islam Sebagai Paradigma Ilmu pendidikan, Yogyakarta: Aditya Media, 1992.

Ananda Santoso dkk, Kamus lengkap Bahasa Indonesia, CV. Cahaya Agensy, 2005.

Anton M. Moeliono, et.al, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Cet. 2, Jakarta: Balai Pustaka, 1989.

Damsar, Pengantar Sosilogi Pendidikan, Jakarta: Kencana, 2011.

Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahannya, Bandung: Jumanatul Ali’-Art, 2004

Endang Poerwanti dan Nur Widodo, Perkembangan Peserta Didik, Malang: UMM Press, 2002.

Elfi Mu’awanah dkk, Bimbinga Konseling Islami Di Sekolah Dasar, Ed. 1, Cet. 3, Jakarta: Bumi Aksara, 2012.

Kunandar, Guru Profesional, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2010.

Muhibbin Syah, Psikologi Belajar, Edisi Revisi, Jakarta: PT. Raja Grafindo, 2008.

M. Amin Amirullah, Panduan Menyusun Proposal Penelitian Tesis dan Disertasi, Cet. I, Jakarta: Smart Pustaka, 2013.

Muhaimin, paradigma Pendidikan Islam, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2002.

M. Sayyid Muhammad Az-Za’balawi, Pendidikan Remaja Antara Islam dan Ilmu Jiwa, Jakarta: Gema Insani Press, 2007

Pupuh Faturrohman dan Sobri Sutikno, Strategi Belajar Mengajar. Cet. I; Aditama, 2007.

Sugiono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan Kombinasi, Bandung: Alfabeta, 2011.

Sudjana, Metode Statistik, Bandung, Tarsito, 1986.

Sumiati dan Asra, Metode Pembelajaran, Cet. I; wacana Prima, 2009.

Suparlan, Menjadi Guru Efektif, Cet. 1, Yogyakarta: Hikayat Publishing, 2005.

Syaiful Bahri Djamarah, Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif, Jakarta: PT Rineka Cipta, 2005.

Undang-Undang RI, Guru dan Dosen Sisdiknas, Cet. I, Surabaya: Wacana Intelektual, 2009.

Winarto Surakhmat, Dasar dan Tehknik Research, Ed. VI, Bandung : Tarsito, 1987

Wjs. Poerwardaminta, Kamus Umum Bahasa Indonesia, Cet. VII, Jakarta: PN Balai Pustaka, 1985.

Zakiah Daradjat, ILmu Pendidikan Islam, Jakarta: PT Bumi Aksara, 2008


Refbacks

  • There are currently no refbacks.