Analisis Karakteristik Pengolahan Crispy Udang, Studi Kasus di Home Industri Okas Seafood, Pangandaran

Authors

  • Junianto Junianto Departemen Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Padjadjaran
  • Yuyun Yuningsih Departemen Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Padjadjaran
  • Cyntia Florentiana Santoso Padjajaran University
  • Muhammad Fausta Fiqliriyadhi Departemen Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Padjadjaran

DOI:

https://doi.org/10.26618/wwc99804

Keywords:

Pengolahan, Udang, Olahan Camilan, Seafood, Home Industry, Perikanan

Abstract

Home industry Okas Seafood merupakan usaha rumah tangga yang berlokasi di Pangandaran dan bergerak dalam bidang pengolahan hasil perikanan menjadi produk camilan, salah satunya yaitu crispy udang. Banyaknya produsen crispy udang di berbagai daerah di Indonesia menjadi tantangan tersendiri bagi Okas Seafood untuk terus berinovasi dan menjaga eksistensi produk mereka di tengah persaingan pasar. Oleh karena itu, penting dilakukan analisis terhadap karakteristik proses pengolahan sebagai upaya mempertahankan keunggulan kompetitif serta menciptakan produk yang relevan dengan selera konsumen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik proses pengolahan crispy udang yang dilakukan oleh home industry Okas Seafood, mulai dari pemilihan bahan baku, penggunaan alat dan bahan, tahapan pengolahan, hingga pengemasan produk. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2025 menggunakan metode survei serta teknik wawancara dan observasi langsung terhadap proses produksi yang dilakukan di lokasi usaha. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa home industry Okas Seafood mampu menghasilkan produk olahan crispy udang dengan kualitas sensori yang baik melalui penerapan proses pengolahan tradisional yang higienis, pemanfaatan bahan baku berkualitas seperti udang segar dan bumbu pilihan, serta penggunaan teknik pengemasan modern yang mendukung daya simpan dan daya tarik visual produk. Inovasi berkelanjutan dalam proses produksi menjadi faktor penting dalam meningkatkan nilai tambah produk dan memperluas jangkauan pasar, khususnya di kawasan wisata seperti Pangandaran.

Downloads

Published

2025-12-31

Issue

Section

Articles