Determinants of Open Unemployment in Indonesia: The Role of Average Length of Schooling, Minimum Wage, and Economic Growth
DOI:
https://doi.org/10.26618/6qa5mk92Keywords:
Open unemployment rate; average length of schooling; minimum wage; economic growth; Indonesia.Abstract
Open unemployment remains one of the most persistent socioeconomic challenges in Indonesia, despite continuous improvements in macroeconomic performance and labor market policies. This study investigates the effects of Average Length of Schooling (ALS), Minimum Wage (MW), and Economic Growth (EG) on the Open Unemployment Rate (OUR) in Indonesia over the 2015–2024 period. A descriptive-verificative quantitative approach was employed using annual secondary data obtained from Statistics Indonesia (BPS). The data were analyzed using multiple linear regression with EViews software. Prior to hypothesis testing, the model was evaluated through classical assumption tests, while the significance of the relationships was assessed using the t-test, F-test, and coefficient of determination (R²). The empirical findings indicate that, individually, Average Length of Schooling and Minimum Wage do not have a statistically significant effect on the Open Unemployment Rate. In contrast, Economic Growth has a significant negative effect, indicating that higher economic growth contributes to lower unemployment levels by expanding employment opportunities and stimulating productive economic activities. Simultaneously, the three independent variables significantly influence the Open Unemployment Rate, with an R² value of 0.82, suggesting that the model explains approximately 82% of the variation in unemployment during the study period. These findings emphasize that sustainable economic growth remains the primary driver of employment creation, whereas education and wage policies require stronger alignment with labor market demands. The study provides empirical evidence for policymakers to formulate integrated, inclusive, and sustainable employment strategies that enhance workforce competitiveness and support long-term economic development.
Downloads
References
Afifah, A. N. (2023). The effect of average length of schooling, minimum wage and economic growth on open unemployment rate in districts/cities of Banten Province (2013–2022). International Journal of Current Economics & Business Ventures, 1(3), 411–420. Retrieved from https://scholarsnetwork.org/journal/index.php/ijeb
Ardian, R., Syahputra, M., & Desmawan, D. (2022). Pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap tingkat pengangguran terbuka di Indonesia. Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen, 1(3), 190–198.
Badan Pusat Statistik (BPS). (2021). Statistik Ketenagakerjaan. Jakarta: BPS.
Badan Pusat Statistik. (2023). Tingkat Pengangguran Terbuka Provinsi di Indonesia Tahun 2017–2023. Jakarta: BPS.
Bintang, W. A. (2023). Analisis Faktor Demografi dan Investasi Terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Indonesia Tahun 2014–2023. [Skripsi, Universitas Sebelas Maret]. Digilib UNS.
Damayanti, D., Rizki, D. M., & Singandaru, A. B. (2025). Pengaruh upah minimum dan pertumbuhan ekonomi terhadap tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota Provinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2019–2023. Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan Regional, 4(1), 56–63.
Dinas Tenaga Kerja Buleleng (Disnaker Buleleng). (2025, September 4). Kurangi angka pengangguran, Disnaker Buleleng gencarkan pelatihan. RRI. Diakses dari https://rri.co.id/daerah/1814172/kurangi-angka-pengangguran-disnaker-buleleng-gencarkan-pelatihan
Erlangga, A., Falevi, M. R., Putri, P., & Kurniawan, M. (2024). Pengaruh upah minimum dan angkatan kerja terhadap tingkat pengangguran terbuka di Indonesia tahun 2014–2023. Kajian Ekonomi dan Akuntansi Terapan (KEAT), 1(2), 161–177.
Faritz, M. N., & Soejoto, A. (2020). Pengaruh pertumbuhan ekonomi dan rata-rata lama sekolah terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE), 8(1), 15–21.
Firdausi, I. A. (2024). Pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap tingkat pengangguran terbuka di Jawa Timur. Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo, 8(2), 168–187.
Ishak, K. (2018). Faktor-faktor yang mempengaruhi pengangguran dan implikasinya terhadap indeks pembangunan di Indonesia. IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita, 7(1), 22–38. Diakses dari https://ejournal.isnjbengkalis.ac.id/index.php/iqtishaduna/article/view/121
Lestari, D. A., Endang, & Anam, M. S. (2024). Pengaruh angkatan kerja, upah minimum regional, dan pendidikan terhadap tingkat pengangguran terbuka Provinsi Jawa Timur. Jurnal Progres Ekonomi Pembangunan (JPEP), 9(2), 313–322.
Mankiw, N. G. (2012). Pengantar Ekonomi Makro. Salemba Empat.
Mankiw, N. G. (2018). Principles of Economics (8th ed.). Cengage Learning.
Mankiw, N. G. (2021). Macroeconomics (10th ed.). Worth Publishers.
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia. (2013). Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 7 Tahun 2013 tentang Upah Minimum. Jakarta: Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia.
Mustakim, A. (2022). Pengaruh rata-rata lama sekolah terhadap tingkat pengangguran terbuka di Kota Kendari tahun 2010–2021. Arus Jurnal Sosial dan Humaniora, 2(3), 209–216.
Nurfardhan, M. R., Firdaus, R. A., Prastiya, Y., Wibowo, R. P., & Farliana, N. (2025). Pengaruh upah minimum terhadap tingkat pengangguran di Kota Semarang tahun 2017–2023. Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 10(2), 1104–1115.
Nuzulaili, D. D. (2022). Analisis pengaruh inflasi, PDRB dan UMP terhadap pengangguran di Jawa 2017–2020. Jurnal Ilmu Ekonomi (JIE), 6(2), 228–238. https://doi.org/10.22219/jie.v6i2.20473
OCBC. (2022, Oktober 31). Apa itu pengangguran terbuka? Penyebab dan cara mengatasi. Diakses dari https://www.ocbc.id/id/article/2022/10/31/pengangguran-terbuka
Okluanty, F. N., & Bachtiar, A. (2022). Analisis pengaruh rata-rata lama sekolah, pertumbuhan ekonomi, upah minimum regional, dan gender terhadap tingkat pengangguran terbuka Provinsi Kepulauan Riau. Gorontalo Development Review. Gorontalo: Universitas Gorontalo. Retrieved from https://jurnal.unigo.ac.id/index.php/gdrev
Panjawa, J. L., & Soebagiyo, D. (2014). Efek peningkatan upah minimum terhadap tingkat pengangguran. Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan, 15(1), 48–54.
Putri, E. M., & Putri, D. Z. (2021). Pengaruh upah minimum, tingkat pengangguran terbuka, pendidikan dan pengeluaran pemerintah terhadap kemiskinan di Indonesia. Ecosains: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembangunan, 10(2), 106–114.
Sabrina, R., Manurung, A. I., & Sirait, B. A. (2022). Peningkatan rata-rata lama sekolah (RLS) dari harapan lama sekolah (HLS) di Sumatera Utara. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(1), 4784–4792.
Suhadi, F. R., & Setyowati, E. (2022). Analisis pengaruh jumlah penduduk, pendidikan, upah minimum, dan PDRB terhadap tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Jawa Barat. EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, 10(2), 879–888.
Sukirno, S. (2006). Makroekonomi Modern: Perkembangan Pemikiran dari Klasik Hingga Keynesian Baru. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2006). Pembangunan Ekonomi (Edisi ke-11). Erlangga.
Wahab, A. (2022). Pengaruh pertumbuhan penduduk, upah, dan inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi dan tingkat pengangguran terbuka di Sulawesi Selatan. Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo, 8(2), 168–187.





