ANALISIS HASIL SURVEI BATIMETRI DAN ARUS DI PELABUHAN JAMPEA KABUPATEN SELAYAR

Syatir Suaib, Ahmad Alieffathur Rusvan, A. Imran Anshari

Abstract


Survei Batimetri dan Arus dilakukan untuk  mengetahui peta batimetri dan pola arus disekitar pelabuhan Jampea. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran hasil pengujian di lapangan dengan hasil uji numerik pada data yang akan diolah.  Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni hingga bulan Agustus 2019 di perairan pelabuhan Jampea Kabupaten Selayar. Metode yang digunakan adalah kuantitatif. Pengambilan data pemeruman  dengan Echosounder  Singlebeam Garmin  GPS MAP 178CSedangkan pengukuran arus dilaksanakan 2 kali, yaitu pada saat pasang tertinggi (spring tide) dan terendah (neap tide).  Penyajian  data  ditampilkan  dengan software SMS 10.0 (Surface water modeling system).  Dari hasil pengukuran dilapangan bahwa arus menjelang pasang memiliki kecepatan rata-rata adalah 0,044 m/s, pada saat pasang inilah arus laut mengarah ke arah tenggara. Sementara itu, pada saat menjelang surut, kecepatan arus rerata adalah 0,08 m/s dan mengarah ke barat laut. Sedangkan pada hasil analisa software SMS.10 dimana pada saat surut, arus di sekitar lokasi studi dominan bergerak dari tenggara ke barat laut dengan kecepatan rerata 0,009 m/detik dan pada saat pasang di sekitar daerah studi arus bergerak dari barat laut menuju ke tenggara dengan kecepatan  rerata yaitu  0,0084 m/detik.  Kondisi batimetri pada areal sekitar pelabuhan Jampea termasuk kategori pantai yang landai dimana pesisir atau tepi laut yang daratannya menurun sedikit demi sedikit ke arah laut yang mengakibatkan pengaruh pasang surut sangat jauh keluar menuju ke laut. 


Keywords


Analisis, Batimetri, Arus, Jampea

Full Text:

PDF

References


Bagus, B., 2013. Pemetaan Batimetri 3 D Perairan Pulau Panggang Kepulauan Seribu Menggunakan Citraworldview-2. Skripsi Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan Fakultas Perikanan dan Teknologi Kelautan Kelautan Institut Pertanian Bogor.

Becker dan Sandwell 2008. Global estimates of seafloor slope from singlebeam ship soundings. Journal of Geophysical Research. 113 : 1-14

Dewantoro,A. 2012. Analisis Ketelitian Hasil Perairan Dangkal Menggunakan Multibeam Echosounder (Studi Kasus: Suvei di Perairan Muara Karang – Teluk Jakarta). Laporan Tugas Akhir Jurusan Teknik Geodesi (Undip), Semarang.

Dewi LS, Ismanto A dan Indrayanti E. 2015. Pemetaan batimetri menggunakan singlebeam echosounder di perairan Lembar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Jurnal Oseanografi. 4 (1): 10-17

Djunarsah, E., Poerbandono. 2005. Survei Hidrografi. Bandung: Refika Aditama. 166 hal.

Haryono. 2001. Pengantar Penentuan Posisi Horisontal Untuk Survey Rekayasa Laut. Buku 1, Jurusan Teknik Geodesi Fakultas Teknik UGM. Yogyakarta. hlm 5-18.

Prayitno., A.S., 2014. Makalah Survei Hidrografi Program Studi Teknik Sipil Universitas 17 Agustus Semarang.

Siebold, E., and W. H. Berger., 1993. The Sea Floor. An Introduction to Marine Geology.

Second Edition Springer-Verlag Berlin. Jerman. 350 p

Simmonds dan Maclennan 2001. Fisheries acoustics theory and practice second edition. Blackwell Science, Victoria. p 71




DOI: https://doi.org/10.26618/th.v12i2.2808

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.