Open Access Open Access  Restricted Access Subscription Access

EFEKTIFITAS PENAMBAHAN PIPA PENGISAP PADA PROSES FLUIDISASI

Andi Bunga Tongeng Anas, Fausiah Latif

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh pipa pengisap pada proses fluidisasi terhadap profil alur yang terbentuk, pengaruh diameter lubang perforasi dan jarak antar lubang terhadap volume slurry yang tergelontor, dan efektifitas penggunaan pipa pengisap untuk menggelontor ke hilir. Penelitian ini bersifat eksperimen, yaitu berupa pemodelan fisik di Laboratorium Hidrolika Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin, dengan uji fisik yang dilakukan di model saluran yang dilengkapi dengan pompa air, pipa fluidisasi dan pipa pengisap. Simulasi model terdiri dari dua kondisi yaitu kondisi tanpa pipa pengisap dan dengan pipa pengisap. Rancangan simulasi menggunakan variasi tekanan fluidisasi (P), diameter lubang perforasi (d) dan jarak antar lubang (x). Debit air saluran dibuat konstan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan pipa pengisap pada proses fluidisasi, berpengaruh secara signifikan pada alur yang terbentuk. Diameter lubang perforasi (d) dan jarak antar lubang (x) tersebut, juga berpengaruh terhadap besarnya volume slurry (V) yang tergelontor, di mana semakin besar diameter lubang (d) maka semakin besar volume yang tergelontor (V). Sementara, semakin kecil jarak antar lubang (x), maka semakin besar volume yang tergelontor (V). Semakin besar volume terisap dan tergelontor akibat penambahan pipa pengisap, menunjukkan bahwa penambahan pipa lebih efektif daripada fluidisasi biasa.
Kata Kunci : Fluidisasi, diameter lubang perforasi (d),volume slurry tergelontor(V)


Full Text:

PDF

References


Dharma B., Yuwono N., & Nizam (2005). Pengaruh Diameter Lubang, Jarak Lubang dan Posisi Lubang Fluidisasi Dengan Aliran Permukaan Pada Metode Fluidisasi. Jurnal Teknosains XVIII (1).

Didi A. B. (2012). Kajian Parameter Sedimen yang Berpengaruh Terhadap Volume Sedimen Tergelontor Pada Metoda Flushing, Jurnal Universitas Muhammadiyah Pare-Pare. Diakses 19 Mei 2014. Available from http://www.umpar.ac.id/jurn al_detail.php?

Didi A. B. (2011). Kajian Sistem Pengaturan Tekanan Dalam Pipa Pada Metode Flushing Conduit Untuk Pemeliharaan Alur (Tesis). Makassar: Universitas Hasanuddin.

Faisal. (2010). Pengaruh Dimensi Lubang Perforasi Terhadap Fluidisasi Sedimen Berbutir Kasar (Tesis). Makassar: Universitas Hasanuddin. Ni’am M. F. (2003). Kebutuhan Debt Pada Proses Fluidisasi Sedimen Non Kohesif Untuk Penanganan Pendangkalan Muara Sungai. Jurnal Pondasi vol. 9 no.1.

Ni’am M. F., Triatmaja R., & Nizam. (2002). Simulasi Fluidisasi Dasar Pada Saluran Dengan Aliran Permukaan Untuk Perawatan Muara dan Alur Pelayaran (Tesis). Yogyakarta: Universitas Gajah Mada

Ni’am M. F., Triatmaja R., & Nizam. (2004). Kebutuhan Tinggi Tekanan Pada Proses Fluidisasi Untuk Mengatasi Pendangkalan Muara Sungai. Jurnal Pondasi vol. 10 no.2.

Prasojo T. (2001). Metode Fluidisasi Sedimen Non Kohesif Pada Muara Pelabuhan (Tugas Akhir). Mataram: Universitas Negeri Mataram.

Pristianto H. (2010). Flushing System sebagai Sistem Pembersihan Pipa Fluidisasi Pada Teknologi Pemeliharaan Alur Muara Sungai. Jurnal Median Vol II Nomor 2.

Thaha M.A. (2006). Sistem Fludisasi Untuk Rekayasa Pemeliharaan Alur (Disertasi). Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada. Triatmojo B. (1999). Teknik Pantai. Yogyakarta: Penerbit Beta Offset




DOI: https://doi.org/10.26618/th.v11i2.2447

Refbacks

  • There are currently no refbacks.