Open Access Open Access  Restricted Access Subscription Access

UJI EKSPERIMENTAL STABILISASI TANAH LEMPUNG DENGAN AMPAS BATU GAMPING INDUSTRI MARMER

Indriyanti Indriyanti, Kasmawati Kasmawati

Abstract


Stabilisasi kimiawi pada tanah lempung biasanya memakai bahan semen atau kapur, pada penelitian ini digunakan serbuk marmer hasil limbah olahan industri pemotongan marmer dan larutan asam akrilat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik limbah marmer. Menganalisis kekuatan tanah lempung sebelum dan sesudah distabilisasi dengan limbah marmer (serbuk marmer), menganalisis pengaruh asam akrilat sebagai cairan aktivator stabilisasi tanah lempung dengan serbuk marmer, serta mengetahui mikrostruiktur tanah setelah distabilisasi dengan serbuk marmer dan larutan asam akrilat. Pengujian laboratorium dilakukan dengan metode pengujian pencampuran serbuk marmer 5%-30% terhadap tanah lempung dan untuk pengujian dengan larutan asam akrilat  5%-15% terhadap campuran air. Pengujian mikrostruktur tanah menggunakan SEM dan XRDyang dicampurkan kedalam sampel tanah, semakin meningkatkan nilai CBR (20%-30% serbuk marmer, CBR > 6%). Untuk pengujian UCS penambahan larutan asam akrilat pada kadar optimum serbuk marmer dan dilakukan pemeranam 3 dan 7 hari, terjadi peningkatan kekuatan tanah menjadi konsistensi medium. Kandungan senyawa pada serbuk marmer adalah CaO 97,15% lebih dominan kandungan kapurnya yang merupakan bahan efektif untuk stabilisasi tanah lempung. Hal ini menunjukkan bahwa campuran serbuk marmer dan larutan asam akrilat sebagai bahan stabilisasi untuk tanah lempung dapat meningkatkan daya dukung tanah untuk subgrade pada konstruksi jalan. 

Kata kunci : Tanah lempung, serbuk marmer, asam akrilat, CBR dan UCS.   


Full Text:

PDF

References


Agrawal Vinay & Mohit Gupta. (2011). Expansive Soil Stabilization Using Marble Dust. International Journal of Earth Sciences and Engineering. Volume 04.

Al-Huda Nafizah & Gunawan Hendra. (2013). Pemanfaatan limbah karbit untuk meningkatkan nilai CBR tanah lempung Desa Cot Seunong, Konfrensi Nasional Teknik Sipil 7 (KoNTeks), Surakarta, 24-26 Oktober.

Baser Onur. (2009). Stabization of expansive soils using waste marble dust. A thesis submitted to the graduate school of natural and applied sciencesofmiddle east technical university.

Hardiyatmo C. H. (2006). Mekanika Tanah 1. Gadjah Mada University Press, Jakarta.

Hardiyatmo H.C. (2010). Stabilisasi Tanah Untuk Perkerasan Jalan, Gajah Mada University Press, Yogyakarta.

Hasanuddin. (2011). Analisis Pemakaian Matos Sebagai Bahan Tambah Pada Stabilisasi Tanah Lempung Dengan Kapur. Tesis Program Magister Teknik Sipil Universitas Islam Riau.

Sutikno & Damianto Budi. (2009). Stabilisasi Tanah Ekspansif Dengan Penambahan Kapur (Lime) Aplikasi Pada pekerjaan Timbunan. Jurnal Teknik sipil dan Perencanaan. Nomor 2 Volume 11.

Wardana I Gusti Ngurah. (2009). Kelakuan Tanah dengan Sifat Kembang Susut yang Tinggi pada Stabilisasi Tanah dengan Bahan Serbuk Marmer dan Bahan Stabilia. Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 13 No.2.

Wiqoyah Qunik. (2006). Pengaruh Kadar Kapur, Waktu perawatan dan Perendaman Terhadap Kuat Dukung Tanah Lempung. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Zulkifli dkk. (2010). Kajian Laboratorium Limbah Marmer sebagai Filler Dalam Campuran Aspal Beton Lapis Antara (AC-BC).

Zultan Achmad. (2011). Stabilisasi Tanah Dasar Menggunakan Limbah Beton. Tesis Program Pascasarjana Universitas hasanuddin.




DOI: https://doi.org/10.26618/th.v11i2.2443

Refbacks

  • There are currently no refbacks.