MAKNA ORNAMEN (RAGAM HIAS) MAKAM TUA LA TENRI RUWA DI KABUPATEN BANTAENG

Penulis

  • Ulyau Silmi Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Andi Baetal Mukaddas Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Soekarno Buchary Pasyah Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.26618/ntcttr26

Kata Kunci:

Fungsi, Makna, Jenis,Ragam Hias

Abstrak

Penelitian ini mengkaji makna, jenis, dan fungsi ragam hias pada makam purbakala La Tenri Ruwa di Kabupaten Bantaeng. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui makna serta fungsi ornamen yang terdapat pada makam tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan informan yang meliputi masyarakat setempat, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam, sedangkan analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makam La Tenri Ruwa merupakan makam berundak dengan nisan berbentuk mata tombak, yang mencerminkan keindahan struktur dan penguasaan teknik pahat para pengrajin pada masa kerajaan. Ragam hias yang ditemukan didominasi oleh motif organis berupa tumbuhan, khususnya motif parenreng dan lodung (Colli Pakue), yang melambangkan pohon kehidupan dalam konsep kosmologis masyarakat setempat dan dimaknai sebagai simbol keindahan serta daya tarik

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Abdul Wahab. 1995. Teori Semantik. Surabaya: UniversitasAirlangga.

Ashari Meisar. 2013.Estetika Ornamen Makam Di Kompleks Makam Raja-Raja Bugis. Tesis.

Institut Seni Indonesia Surakarta (ISI).

Chaer, Abdul dan Agustin, Leoni.1994. Sosiolinguistik Pengenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta

Gustami, SP. 1980. Seni Ornamen Indonesia. Yogyakarta : STSRI”ASRI”

Hasanuddin. 2009. Permukiman Di Sepanjang Daerah Aliran Sungai Biang Keke dan Calendu Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. Jurnal WalennaE, 11 (1), 33-50.

Pateda, Mansoer. 2001. Semantik Leksikal-edisi kedua. Jakarta: PT. Rineka Cipta

Sugiyono, 2007, Metode Penelitian Pendidikan (pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R

dan D ), Bandung, Afabeta.

Sainuddin Faiz Ahmad. 2005. Aneka Khazanah Budaya Nusantara.Bandung:PT Gelora Aksara Pratama. Tim Penyusun Kamus. 1991. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta:PN. Balai Pustaka

Unduhan

Diterbitkan

2019-04-28

Cara Mengutip

MAKNA ORNAMEN (RAGAM HIAS) MAKAM TUA LA TENRI RUWA DI KABUPATEN BANTAENG. (2019). Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya, 9(1), 64-79. https://doi.org/10.26618/ntcttr26