PROSES PEMBUATAN KAIN TRADISIONAL SEKOMANDI DESA BA- TUISI KECAMATAN KALUMPANG KABUPATEN MAMUJU SULAWESI BARAT

Penulis

  • Ikhsan Hidayat Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Yabu Universitas Negeri Makassar, Indonesia
  • Nurul Inayah Anis Kamah Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.26618/6rq9y486

Kata Kunci:

Kain tenun tradisional Sekomandi, proses pembuatan, pengembangan fungsi kain tenun

Abstrak

Ikhsan Hidayat. Proses Pembuatan Kain Tenun Tradisional Sekomandi Menggunakan Konsep Tradisional di Desa Batuisi Kecamatan Kalumpang Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat. Skripsi, Prodi Pendidikan Seni Rupa, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Makassar. Penelitian ini membahas ke- rajinan kain tenun tradisional Sekomandi di Desa Batuisi yang masih diwariskan secara turun-temurun dan telah dipasarkan hingga ke berbagai daerah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembuatan kain tenun Sekomandi, meliputi pen- golahan bahan, pemintalan, pewarnaan benang, pembuatan dan pewarnaan motif, serta penenunan, serta pengembangan fungsi kain tenun Sekomandi. Data dikumpulkan me- lalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif me- lalui tahap editing, kategorisasi, dan interpretasi.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Ali, Lukman. 1998. Kamus Umum Besar Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Budiwanti, Erni. 2000. Islam Sasak: Wetu Telu Versus Waktu Lima. Yogyakarta: PT LKiS Pelangi Aksara.

Dharsono. 2003. Tinjauan Seni Rupa Modern. Yogyakarta: Sekolah Tinggi Seni Indonesia Surakarta

Ensiklopedi Indonesia. 1990. Pameran Kerajinan Nasional di Jakarta 1985 terdapat di http://www.karangasemkab.go.id. Diakses tanggal 22 juni 2019.

Hamidi. 2002. Batik Warisan Budaya Asli Indonesia. Yogyakarta: PT. Buku Kita.

JS Badudu, Sutan M. Zain 1996;1092.kamus Bahasa Indonesia.

Mardianti, 2006. Dikutip dalam Skripsi, Kain Tenun Tradisional Dusun Sade.

Milles dan Huberman. Analisis Data Kualitatif, Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Musa, Mohammad. 1998. Metodologi Penelitian. Jakarta: Fajar Agung.

Moeliono, Anton. M. (editor).1990. Kamus Besar Bahasa Indonesia.Cetakan ke 3. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, dan Balai Pustaka, 1990.

Prawira, Sulasmi Darma. 1989. Warna Sebagai Salah Satu Seni Unsur dan Desain.

Jakarta: Depdikbud.

Poerwadarminta W.J.S. 1986. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka

Sadjiman, Ebdi, Sanyoto 2009. Nirmana. Dasar-Dasar Seni dan Desain. Yogyakarta: Percetakan Jalasutra.

Singarimbun, Masri dan Sofian Effendi, 2006, Metode Penelitian Survei ( Editor ), LP3ES, Jakarta

Suwati. 1986. Kain songket Indonesia. Universitas Michigan: Djambatan

Syamsuri, Sukri, A. DKK. 2014. Pedoman Penulisan Skripsi. Makassar: FKIP Uni- versitas Muhammadiyah Makassar.

Toekio M Soegeng. 1990. Mengenal Ragam Hias Indonesia. Bandung: Angkasa.

Wiyoso, Yudoseputro. 1995. Desain Ker

57 Tekstil. Jakarta: Departemen Pen-

didikan dan Kebudayaan Direktorat Jendral Pendidikan Dasar Menengah.

Ensiklopedi Indonesia. 1990. Pameran Kerajinan Nasional di Jakarta 1985 terdapat di http://www.karangasemkab.go.id. Diakses tanggal 22 juni 2019.

https://www.gotravelly.com/blog/kain-tradisional-indonesia/ https://pesona.travel/keajaiban/105/tenun-sekomandi-kain-warisan-leluhur-ka-

lumpang

Diterbitkan

2011-10-28

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

PROSES PEMBUATAN KAIN TRADISIONAL SEKOMANDI DESA BA- TUISI KECAMATAN KALUMPANG KABUPATEN MAMUJU SULAWESI BARAT. (2011). Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya, 1(2), 60-76. https://doi.org/10.26618/6rq9y486