MAKNA SIMBOLIK ORNAMEN RAGAM HIAS RUMAH ADAT BALLA LOMPOA KABUPATEN BANTAENG (SUATU KAJIAN SENI RUPA)
DOI:
https://doi.org/10.26618/rbp91y73Keywords:
Balla Lompoa, Ornamen, SimbolikAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna simbolik ornamen ragam hias pada rumah adat Balla Lompoa Bantaeng. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ornamen ragam hias pada Balla Lompoa Bantaeng memiliki makna simbolik yang mencerminkan fungsi personal, sosial, dan fisik. Secara personal, ornamen menjadi simbol doa dan harapan; secara sosial menunjukkan strata pemilik rumah; dan secara fisik berfungsi sebagai hiasan sekaligus representasi nilai sejarah. Selain itu, rumah adat ini juga memiliki fungsi konstruktif sebagai tempat tinggal yang dibangun dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan serta memperkuat nilai estetika bangunan.
Downloads
References
Abdillah, Dzaky. 2017. Pengenalan Beberapa Rumah Adat Indonesia dengan Augmented Reality Berbasis Android Pada Siswa Kelas 4 di SDIT Nur Hidayah Surakarta Kota Solo. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Abdurrahman, Muhammad. 2019. Memahami Makna-Makna Simbolik pada Upacara Adat Sedekah Laut di Desa Tanjungan Kecamatan Krangan Kabupaten Rembang. Semarang: Universitas Semarang.
Agustianto, A. 2011. Makna Simbol dalam Kebudayaan Manusia. Pekanbaru: Universitas Lancang Kuning.
Bata, L. Amilde. 2018. “Rumah Adat Sebagai Mikrokosmos” (Studi Mengenai Makna Rumah Adat menurut Masyarakat Praijing di Sumba Barat). Salatiga: Universitas Kristen Satya Wacana
Budaya, Seni.2012.Mengenalornamen.(daring)situs:https://sen1budaya.blogspot.com/2012/10/mengenal- ornamen.html?m=1. Diakses pada tanggal 15 Maret 2021.
Budayaku, Seni. 2020. Ragam Hias Flora dan Fauna. (daring) situs: https://senibudayaku.com/2020/08/ragam-hias-flora-dan- fauna.html?m=1#. Diakses pada tanggal 15 Maret 2020.
Dafrina, Armelia. 2018. Analisa Makna dan Motif Ornamen Arsitektur pada Umah Pitu Ruang sebagai Simbol Kebudayaan Masyarakat Gayo, Aceh Tengah. Aceh: Universitas Malikulsaleh.
Dewaji, Uma. 2019. Kajian Ragam, Bentuk Estetik dan Makna Dimbolik Ornamen pada Masjid Gedhe Kauman Keraton Yogyakarta. Yogyakarta: Universitas Negeri Semarang.
Gustiawan, Adam. 2016. Kajian Bentuk Rumah Adat dan Ragam Hiassapo Kalupini di Kabupaten Enrekang. Makassar: Universitas Muhammadiyah Makassar.
Harnovinsah, Ak. 2018. Metodologi Penelitian. Jakarta: Universitas Mercu Buana.
Hidayati, Nita. 2020. Mengenal Motif Ukiran Indonesia. (daring) Situs:
https://www.99.co/blog/indonesia/mengenal-motif-ukiran-indonesia.
Diakses pada tanggal 15 Maret 2021.
Ihramuddin. 2016. Kajian Tipologi Rumah Adat Tanah Luwu Langkanae di Kota Palopo Sulawesi Selatan. Makassar: Universitas Muhammadiyah Makassar
Ilham. 2018. Kajian Estetika Ragam Hias Rumah Adat (Balla Lompoa) Galesong Kabupaten Takalar. Makassar: Universitas Muhammadiyah Makassar.
Kalsum, Nila. 2013. Perencanaan Museum Istana Balla Lompoa Kabupaten Bantaeng Provinsi Sulawesi Selatan. Bandung: Universitas Padjadjaran.
Maulana, Indra. Dkk. 2018. Estetika Ornamen Rumoh Aceh Lubuk Sukon Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh besar. Padangpanjang: Institut Seni Indonesia.
Miles dan Huberman. 2007. Analisis Data Kualitatif Buku Sumber Tentang Metode-Metode Baru. Jakarta: UI Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 2026

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
<a rel="license" href="http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/"><img alt="Creative Commons License" style="border-width:0" src="https://i.creativecommons.org/l/by/4.0/88x31.png" /></a><br />This work is licensed under a <a rel="license" href="http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/">Creative Commons Attribution 4.0 International License</a>.









