PEMANFAATAN LIMBAH ORGANIK UNTUK KARYA SENI KRIYA 2D OLEH SYAHBANI S. TOMALLAWANGAN DI MALINO

Authors

  • Rabiatul Alawiya Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Andi Baetal Mukaddas Universitas Negeri Makassar, Indonesia
  • Nurul Inayah Anis Kamah Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.26618/k59qfj44

Keywords:

Kriya, Limbah Organik, Proses Kreatif

Abstract

Kreativitas merupakan kemampuan dalam menciptakan karya seni yang memiliki nilai estetis dan makna. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengolahan limbah organik serta teknik pembuatan karya seni kriya dua dimensi oleh Syahbani S. Tomallawangan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas Syahbani berawal dari pengalaman sederhana dalam membuat kolase berbahan organik, yang kemudian berkembang menjadi karya bertema potret wajah. Proses kreatifnya meliputi tiga tahap, yaitu inspirasi, pengolahan, serta penyelesaian dan dokumentasi. Teknik yang digunakan tergolong sederhana dengan memanfaatkan bahan organik yang mudah diperoleh dan tidak terpakai.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arief, Latar Muhammad., (2016) pengolahan Limbah Industri Dasar Dasar Pengetahuan dan Aplikasi di Tempat Kerja, Andi Offset, Yogyakarta.

Bastomi,. 1992. Wawasan Seni. Semarang: IKIP Semarang Press.

Daryanto. (1995). Masalah Pencemaran. Tarsito. Bandung.

Dobiki, 2018. Analisis Ketersediaan Prasarana Persampahan di Pulau Kumo dan Pulau Kakura di Kabupaten Halmahera Utara. Jurnal Spasial. Universitas Sam Ratulangi Manado. Vol 5, No. 2 (2018), ISSN : 2442-3262.

Dosen Pendidikan 3. 2020. Teknik pengumpulan data.

Gustami, SP. (1992). Filosofi Seni Kriya Tradisional Indonesia dalam Seni. Jurnal Pengetahuan dan Penciptaan Seni. II/01-Januari. Yogyakarta: BP ISI Yogyakarta

Hardjana Suka. (1995). Manajemen Kesenian dan Para Pelakunya: Yogyakarta,

MSPI.

Haryono, Timbul. (2002). Terminologi dan Perwujudan Seni Kriya Masa Lalu dan Masa Kini sebuah Pendekatan Historis-Arkeologi. Makalah. Yogyakarta: ISI Yogyakarta.

Herawati, I. S. dan Iriaji. (1997). Pendidikan Seni Rupa. Jakarta: Depdikbud.

Mudayana, Erviana dan Suwartini, 2019. Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengolahan Limbah Organik. Jurnal SOLMA. Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Vol. 8, No. 2, pp. 339-347; 2019. ISSN : 2614-1531.

Ni’mah, Saidatun. 2016. Lembar Kerja Mahasiswa Berbasis Inkuiri Terbimbing Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Mahasiswa. Jurnal Ilmiah Kependidikan. STIKP PGRI Banjarmasin. Vol. 11, No. 2 (2016) 60-65. ISSN : 0216-7433.

Pramadita. 2021. Potensi Daur Ulang Sampah Melalui Identifikasi Jenis dan Karakteristik Sampah di Panti Asuhan dan Pesantren Darul Khairat. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah. Vol. 9, No. 2 (2021). ISSN : 2622-2884.

Sedyawati, Edi dkk. (1983). Seni dalam Masyarakat Indonesia. Jakarta:

Gramedia.

Siyoto, Sandu dan Ali Sodik. 2015. Dasar Metodologi Penelitian. Sendangtirto Sleman : Penerbit Literasi Media Publishing.

Sumiyati, Junaidi, Ramadan, Sarminingsih dan Rezagama. 2020. Daur Ulang Sampah Plastik Menjadi Barang Bernilai Seni Tinggi bagi Paguyuban Bank Sampah Kota Semarang. Jurnal Pasopati. Departemen Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro. Vol. 2, No. 4 (2020) ISSN : 2685-886.

Zackaria Soetedja, dkk. (2017). Seni Budaya untuk SMA/SMK/MAK Kelas X. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

Published

2026-08-10

How to Cite

PEMANFAATAN LIMBAH ORGANIK UNTUK KARYA SENI KRIYA 2D OLEH SYAHBANI S. TOMALLAWANGAN DI MALINO. (2026). Harmoni: Jurnal Pendidikan Dan Penelitian Seni Budaya, 16(1), 1-10. https://doi.org/10.26618/k59qfj44