PROSES PEMBUATAN KERANJANG TRADISIONAL/HASIL PANEN (SALOI) DI KELURAHAN TOPO, KOTA TIDORE KEPULAUANMALUKU UTARA
DOI: https://doi.org/10.26618/szxpjt57
Keranjang Tradisional, Nilai Budaya, Proses Pembuatan Saloi
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap proses pembuatan keranjang tradisional saloi di Kelurahan Topo, Kota Tidore Kepulauan, serta perbedaannya dengan keranjang pada umumnya. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggambarkan kondisi secara langsung berdasarkan hasil penelitian lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan saloi meliputi tahap pemilihan dan pengolahan bahan baku hingga menjadi keranjang, yang masih mengikuti cara tradisional sebagaimana diwariskan oleh pengrajin terdahulu. Perbedaan utama saloi terletak pada waktu pembuatannya yang biasanya mendekati musim panen serta bentuknya yang menyesuaikan punggung pengguna sehingga lebih nyaman saat membawa hasil panen. Selain itu, saloi memiliki nilai adat dan budaya yang tidak ditemukan pada keranjang pada umumnya.
References
Ali Mohamad. 1987. Penelitian Kependidikan Prosedur dan Strategi. Bandung: Angkasa.
Arifien K. Koko. 2011. Peluang Bisnis Anyaman. Bandung: Yrama Widya
Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Basuki,Budi. 1982.Anyaman Bambu. Cetakan Pertama;Jakarta:PT. Penebar.
Departemen Pendidikan Kebudayaan, 1989. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Cetakan ke2.Jakarta: Balai Pustaka.
Margono,G.1990.Keterampilan Anyaman Bambu dan Rotan. Cetakan Pertama. Semarang: AnekaIlmu.
Poerwadarminta,W.J.S. 1982.Kamus Besar Bahasa Indonesia. Cetakan kedua. Jakarta: Balai Pustaka.
Wahudi,S.Darmowiyoto,Magimin. 1979. Pengetahuan Teknologi Kerajinan Anyaman. Jakarta : Depdikbud.
Wahyudi.1979. Ekonomi Sumber daya Alam dan Lingkungan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
Zain-Badudu,1994. Kamus Umum Bahasa Indonesia, cetakan kedua. Jakarta: Balai Pustaka.
Sumber internet
Alamendah,2011. Jenis-jenis Bambu di Indonesia. Online.http:// alamendah.wordpress.com/2011/01/28/jenis-jenis-bambu-di- indonesia/.Diakses tanggal 25 Januari 2013.
Departemen Pendindikan Nasional.2008. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 27 Tahun 2008 Tentang standar akademik dan Kompetensi.(Online).http//www.bnspindonesia.org/document.php?id= 44. Diakses 22 November 2018
Siska, Lusia.2015. Etnobotani Rotan Sebagai Bahan Kerajinan Anyaman Masyarakat Sekitar Kawasan Taman Wisata Alam Bukit Kelam Kabupaten Sintang. Jurnal Hutan Lestari,(online), Vol,3,No. 4 (http://jurnal.utan.ac.id/index.php/jmfkh/arcitle/view/12316) diakses 26 januari 2019
Sudrajat, Ajat.2016. Pelatihan Keterampilan Pembuatan Keranjang Bakul Dari Bambu Untuk Merintis Kewirausahan Bagi Mantan Tenaga Kerja Wanita Di Provinsi Banten. Jurnal Sarwahita,(Online),Vol, 13,No. 1 (http://doi.org/1021009/sarwahita.131.07) diakses 26 januari 2019
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2020 2020

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
<a rel="license" href="http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/"><img alt="Creative Commons License" style="border-width:0" src="https://i.creativecommons.org/l/by/4.0/88x31.png" /></a><br />This work is licensed under a <a rel="license" href="http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/">Creative Commons Attribution 4.0 International License</a>.









