EKSISTENSI TUGU SALAK DI SUDU KABUPATEN ENREKANG
DOI: https://doi.org/10.26618/ns4gt528
Eksistensi Budaya, Makna Simbolik, Tugu Salak
Abstract
Permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana eksistensi tugu Salak di Sudu Kabupaten Enrekang dan bagaimana makna simbol tugu Salak di Sudu Kabupaten Enrekang . Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui latar belakang pembuatan tugu salak yang ada di Sudu Kabupaten Enrekang dan untuk mengetahui makna simbolis tugu salak yang ada di Sudu Kabupaten Enrekang. Objek penelitian ini adalah masyarakat Sudu Kabupaten Enrekang. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik validitas. Hasil penelitian yaitu Eksistensi tugu Salak di Sudu Kabupaten Enrekang. Makna simbol tugu Salak di Sudu Kabupaten Enrekang.
References
Agromedia. 2009. Budi Daya Salak. Surakarta: UNS Press.
Albar, M.A. 2017. Makna Patung Sapi Perah di jantung Kota Makasar, (Online), (https://makassar.tribunnews.com, diakses 30/08/2019).
B.P. Sitepu. 2014. Pengembangan Sumber Belajar.Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Baid, P. 2015. Sejarah Bambu Runcing di Kabupaten Enrekang, (Online), (https://tribunenrekang.com, diakses 30/08/2019).
Budiman, E. 2008. Seni Rupa Nusantara. Bandung: CV. Gaza Publishing.
Budiono, H. 1991. Manusia dan Kebudayaan. Jakarta: Penerbit Djambatan. Cassirer, E. 1990. Manusia dan Kebudayaan. Jakarta: PT. Gramedia.
Darini, R. 2013. Sejarah Kebudayaan Indonesia. Yogyakarta: Ombak.
Depdikbud (Departemen Pendidikan dan Kebudayaan). 2001. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Bali Pustaka.
Herdiansyah, H. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif untuk Ilmu-Ilmu Sosial
Herusatoto, B. 2008. Simbolisme Jawa. Yogtakarta: Ombak Kominfo-SP. 2018. Potensi Daerah Kabupaten Enrekang. Enrekang.
Moeliono, A. 1990. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka. Pasaribu, A. 1986. Pembangunan Tugu dari Segi Sosial-Ekonomi. Medan:
Nomensen
Poerwardaminta. 1990. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka Praptanto, E. 2010. Sejarah Indonesia Zaman Orde Lama. Jakarta: Bina Sumber
Daya MIPA.S
Rohidi, T.R. 2011. Metodologi Penelitian Seni. Semarang: Cipta Prima Nusantara.
Subadio, H. 1977. Adat Istiadat Daerah Istimewa Yogyakarta. Proyek Penelitian dan Penataan Kebudayaan.
Sugiyono, 2009. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukmadinata, N.S. 2009. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Sutopo, A.H. 2007. Multimedia Interaktif dengan Flash. Graha Ilmu: Yogyakarta. Tim Penyusun Kamus. 1991. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: PN. Balai
Pustaka.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2019 2019

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
<a rel="license" href="http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/"><img alt="Creative Commons License" style="border-width:0" src="https://i.creativecommons.org/l/by/4.0/88x31.png" /></a><br />This work is licensed under a <a rel="license" href="http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/">Creative Commons Attribution 4.0 International License</a>.









