KOMPARASI ESTETIK SENI GRAFFITI JINX8501 DARI TAHUN 2010-2018 DI KOTA MAKASSAR
DOI: https://doi.org/10.26618/vw05f707
Estetika Fungsional, Estetika Bentuk, Graffiti, Jinx8501
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis komparasi estetik dan fungsional karya seni graffiti Jinx8501 di Kota Makassar pada periode 2010–2018. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan teori Estetika Bentuk A.A.M. Djelantik dan Estetika Fungsional Edmund Burke Feldman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karya Jinx850 berawal dari ketertarikan pada seni tulisan dan menampilkan keterampilan visual yang baik sejak awal berkarya. Meskipun sebagian besar karyanya tidak menonjolkan gagasan, pesan, atau suasana tertentu, kekuatan utama terletak pada aspek visual artistik. Secara fungsional, karya graffiti Jinx850 lebih berperan sebagai hobi dan ekspresi pribadi yang dapat dinikmati masyarakat umum, tanpa tujuan sebagai media atau alat tertentu
References
Barry, S. 2008. Jalanan Seni Jalanan Yogyakarta. Yogyakarya: Studium
Ganz, N. 2004. Graffiti World: Street art from five continents. New York. Harry N. Abrams
Feldman, Edmun Burke. 1967. Art as Image and Idea. New jersey. Prentice-Hall, Inc Djelantik, A.M.M. 1999. Estetika Sebuah Pengantar. Bandung. Masyarakat Seni
Pertunjukan Indonesia
Sugiyono. 2015.Metode Penelitian Pendidikan:Pendekatan Kuantitatif,Kualitatif dan R&D, Bandung :Alfabeta
Surajaya, Martin. 2016. Sejarah Estetika: Era Klasik Sampai Kontemporer, Jakarta: Gang Kabel
Diah Margaretha Tiofany. 2016. Nilai Estetis yang Terkandung dalam Busana Tari Angguk Putri di Sanggar Sinar Bakti Desa jatimulyo, Kecamatan
Sirimulyo, Kabupaten Kulon Progo [Skripsi]. Yogyakarta (ID): Universitas Negeri Yogyakarta
Agustin Wulan Sari. 2009. Studi Komparasi Antara Metode Diskusi Dengan Metode Role Playing Ditinjau Dari Kreatifitas Siswa Pada Pembelajaran PKn Kelas VII SMP N 16 Surakarta Tahun Ajaran 2008/2009 [Skripsi].
Surakarta (ID): Universitas Sebelas Maret
Taufik Rismawan. 2011. Fenomena Seni graffiti sebagai Media Ekspresi dari Pada Bomber di Kota Bandung [Skripsi]. Bandung (ID): Universitas Komputer Indonesia
Rizky Akbar Mulyadi. 2016. Perancangan Buku Fotografi Street Art antara Tradisi dan Modernisasi di Kota Yogyakarta [Tugas Akhir]. Yogyakarta (ID): Universitas Seni Indonesia
Tegus Prastya. 2014. Analisis Bahasa Graffiti Tembok di Kota Surakarta: Tinjauan Sosiolinguistik [Skripsi]. Surakarta (ID): Universitas Muhammadiyah Surakarta
Candra,Cristian Oki. 2013. Pesan Visual Mural Kota Karya Jogja Mural Forum –
Yogyakarta [Skripsi]. Yogyakarta (ID): Universitas Negeri Yogyakarta
Avin Wimar Budyastomo. 2018. Bentuk Bahasa Komunikasi dalam Seni Graffiti sebagai Media penyampaian Pesan (Studi Kasus: Graffiti Pedepokan Salatiga. Jurnal Batoboh. 03 (02): 146-156
Aris Darisman. 2014. Karya Graffiti sebagai Representasi Persoalan Sosial di Kota Bandung. Jurnal Huamniora. 05 (02): 749-755
Moch Fawzi. 2016. Analisis Karya Seni Graffity Sleepy.Jurnal Pendidikan Seni Rupa.
04 (02): 244-252
Wardah Amilah Yani. 2016. Analisis Garis dan Warna Graffiti Darbotz pada Pameran Monster Inside Us. Jurnal Pendidikan Seni Rupa. 04 (02): 330–335
Bandung Ibnu Majid. 2016. Refleksi Diri Sebagai Inspirasi Karya Lukis. Jurnal Arty: Journal of Visual Arts. 05 (01): 1-17
Alex Alonso. 1998. Urban Graffiti on The City Landscape. San Diego State University Journal.
Irwan Malin Basa. 2016. Analisis Bentuk, Makna dan Fungsi Graffiti Berbahasa Inggris pada Angkot Tanah Datar: Suatu Kajian Sosiolinguistik. Jurnal Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris FTIK IAIN Batusangkar.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2020 2020

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
<a rel="license" href="http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/"><img alt="Creative Commons License" style="border-width:0" src="https://i.creativecommons.org/l/by/4.0/88x31.png" /></a><br />This work is licensed under a <a rel="license" href="http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/">Creative Commons Attribution 4.0 International License</a>.









