PROSES KREATIVITAS DALAM BERKARYA SENI LUKIS BERBAHAN DASAR GERABAH PADA PESERTA DIDIK KELAS X SMA MUHAMMADIYAH UNISMUH MAKASSAR

DOI: https://doi.org/10.26618/pejv1f24

Authors

  • Kiki Putri Tazkiah Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Ali Ahmad Muhdy Universitas Negeri Makassar, Indonesia
  • Nurul Inayah Anis Kamah Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia

Gerabah, Kreativitas, Seni Lukis

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan kualitas kreativitas peserta didik dalam berkarya seni lukis menggunakan media gerabah pada kelas X SMA Muhammadiyah 1 Unismuh Makassar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes praktik. Subjek penelitian berjumlah 18 peserta didik. Proses pembelajaran meliputi pemahaman konsep melukis pada media gerabah, persiapan alat dan bahan, penentuan tema, pemberian warna dasar, penghalusan permukaan, pencampuran warna, hingga tahap pewarnaan akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam aspek desain bentuk, pewarnaan, dan kerapian berada pada kategori baik hingga sangat baik dengan rata-rata nilai 85,55; 75,55; dan 87,55. Temuan ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran melukis pada media gerabah mampu mendukung perkembangan kreativitas peserta didik secara optimal.

References

Ahmad Susanto. 2011. Perkembangan Anak Usia Dini. Jakarta: Kencana Prenada.

Media Group

Arini, Sri Hermawati ,dkk. 2008. Seni Budaya Jilid 2 SMK. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional

Arikunto, S.2006, Prosedur Penelitian, Jakarta: Rineka Cipta

Ari, Welianto.06 Juli 2020. Pengertian dan Contoh Hasil Seni Karya Gerabah, (Online).(https://www.kompas.com/skola/read/2020/11/06/15000066

9/pengertian-dan-contoh-hasil-seni-kriya-gerabah?page=all#page2, diakses 19 Januari 2020).

Online).( https://faber-castell.co.id/tips-menggambar-dengan-pensil, diakses 10 November 2021).

Bawono, Rochtri Agung. 2018. Mengenal Cara Pembuatan Kuden Tana’.

Banjarbaru: Balai Arkeologi Kalimantan Selatan.

Bonty, Bela Fitria. 2015:6 jurnal. Pembelajaran Kreasi Peper Quilling pada Siswa Kelas X MIA SMA Negeri 2 Surakarta. Universitas Sebelas Maret. (http://www.jurnal.senirupa.ac.id, diakses 11 Mei 2017)

Chapman L H.1978. Approaches to Art In Education. New York: Brace Jovanovich

Cohen, David Joel. 2013. “The Advent and Spread of Early Pottery in East Asia: New Dates and New Consideration for the World’s Early Ceramic Vassel”. Journal of Austronesian Studies 4 Desember.

Danang, Sunyoto. 2012. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT Buku Seru

Handayaniningrat, Soewarno. 1981:2. Pengantar Studi Ilmu Administrasi Dan Manajemen. Jakarta: CV. Hajimasagung.

Hafid, Anwar. 2013. Konsep Dasar Ilmu Pendidikan. Bandung: CV Alfabeta.

Kamus Besar Bahasa Indonesia 1996. Jakarta: Balai Pustaka dan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Kemendikbud. 2017. Penilaian Kependidikan: Sistem Penilaian, Hasil Belajar dan Kemampuan Guru Melaksanakan Penilaian Berdasarkan Kurikulum 2013. Jakarta: Pusat Penelitian Kebijakan Pendidikan dan Kebudayaan, Balitbang, Kemendikbud.

Kotler, Philip. 2005. Manajemen Pemasaran. Jilid 1 dan 2. Jakarta : PT Indeks Kelompok Gramedia.

Kuper, Adam, & Kuper, Jussica. 2000. The Social Sience Encyclopedia, terj. Harus Munandar, Aris Ananda, meri J. Binsar, Yanto Mustofa, & Tri Wibono Budi Santoso. Jakarta: raja Grafindo Persada.

Murniati, Enyah. 2010. Keterampilan Membentuk Tanah Liat. Surabaya: Sic. Praptopo Sumitro, dkk. 1984. Keramik. Bandung: Balai Besar keramik.

Risnawita, Ghufron. 2016. Teori-teori Psikologi. Jogjakarta: Ar-ruzz Media Sanento, Yuliman. 1976. Seni Lukis Indonesia Baru. Jakarta: Dewan Kesenian

Jakarta.

Sebana, Setiawan. 2006. Seni Rupa. Bandung: Esis

Setyosari, Punaji. 2016. Metode Penelitian dan Pengembangan. Jakarta: Prenamedia Group.

Sukarman. 2007. “Pengetahuan Seni Lukis Mahasiswa Studi Seni Tari dan Seni Musik pada Jurusan Pendidikan Seni Rupa dan Kerajinan”. Skripsi: Ujung Pandang: FPBS IKIP Ujung Pandang

Sugiyono, 2013.Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif dan R &D. Bandung: Sinar Baru

Soegondho, Santoso. 1995. Tradisi Gerabah di Indonesia dari Masa Prasejarah hingga Masa Kini. Jakarta: Himpunan Keramik Indonesia.

Solso, Maclin, Maclin. 2008. Psikologi Kognitif. edisi kedelapan. Jakarta: Erlangga Sugiyono, 2014. Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif dan R & D. Bandung : Sinar Baru.

Supriyadi, D. 1994. Kreativitas, Kebudayaan dan Perkembangan Iptek. Bandung: Alfabeta.

Sukarti. 1989. Penyusunan Skala Kreativitas Laporan Penelitian. Jogjakarta: Fakultas Psikologi Universitas Gajah Mada.

Sumanto. 2005. Pengembangan Kreativitas Seni Rupa Anak TK. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Suratno. 2005. Pengembangan Kreativitas Anak Usia Dini. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Surjana, Adhi. 2013. Arabeks. Banda Aceh: Balai Pelestarian Budaya

Published

2014-10-28

How to Cite

PROSES KREATIVITAS DALAM BERKARYA SENI LUKIS BERBAHAN DASAR GERABAH PADA PESERTA DIDIK KELAS X SMA MUHAMMADIYAH UNISMUH MAKASSAR. (2014). Harmoni: Jurnal Pendidikan Dan Penelitian Seni Budaya, 4(2), 77-88. https://doi.org/10.26618/pejv1f24

Issue

Section

Articles

How to Cite

PROSES KREATIVITAS DALAM BERKARYA SENI LUKIS BERBAHAN DASAR GERABAH PADA PESERTA DIDIK KELAS X SMA MUHAMMADIYAH UNISMUH MAKASSAR. (2014). Harmoni: Jurnal Pendidikan Dan Penelitian Seni Budaya, 4(2), 77-88. https://doi.org/10.26618/pejv1f24