NILAI ESTETIS DAN SIMBOLIS ORNAMEN GONG NEKARA: STUDI KASUS WARISAN ZAMAN PERUNGGU KEPULAUAN SELAYAR
DOI: https://doi.org/10.26618/3ja8a598
Estetika, Gong Nekara, Ornamen
Abstract
Nekara atau yang sering disebut gong perunggu, merupakan salah satu peninggalan dari hasil peninggalan kebudayaan don song, yang biasanya, pada masa itu digunakan sebagai alat upacara, simbol status sosial, alat musik dan benda pusaka dalam berbagai ritual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk visual ornamen yang terdapat pada Gong Nekara di Kampung Matalalang, Kelurahan Bontobangun, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar Provinsi Sulawesi Selatan. Gong Nekara merupakan artefak perunggu peninggalan kebudayaan Don song yang memiliki nilai historis dan estetis tinggi, serta menjadi bagian dari warisan budaya masyarakat Kepulauan Selayar, provinsi Sulawesi selatan. Fokus utama penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menganalisis elemen visual ornamen seperti garis, bentuk, pola, dan komposisi yang ada pada gong nekara selayar, serta menginterpretasikan maknanya melalui pendekatan formalisme dengan menggunakan teori Significant Form oleh Clive Bell. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Analisis data dilakukan dengan mengkaji struktur visual ornamen dan menghubungkannya dengan konteks estetika serta pengalaman visual yang ditimbulkannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ornamen pada Gong Nekara menampilkan pola- pola geometris, motif matahari, spiral, burung, dan figur antropomorfik yang disusun secara simetris dan ritmis. Bentuk-bentuk tersebut memiliki daya tarik visual yang kuat dan mampu membangkitkan emosi estetis, sebagaimana dijelaskan dalam teori Clive Bell. Selain itu, meskipun memiliki akar simbolik dalam budaya lokal, keindahan visualnya dapat dinikmati secara universal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pelestarian seni tradisional serta menjadi referensi dalam studi visual dan estetika ornamen Nusantara, khususnya di kawasan maritim seperti Kepulauan Selayar.
References
Abdillah. (2021). 6 Fakta Unik tentang Kepulauan Selayar, Tempat Atol Terbesar Ketiga di Dunia Berada.
https://www.liputan6.com/lifestyle/read/4513105/6-fakta unik-tentang-kepulauan-selayar-tempat-atol-terbesar-ketiga-di-dunia-berada /diaakses July, 2023.
Ahmadin, (2016). Nusa Selayar: Sejarah & Kebudayaan Masyarakat di Kawasan Timur Nusantara. Makassar. Rahyana Intermedia
Ardiansyah, Risnita, & Jailani, M. S. (2023). Teknik Pengumpulan Data Dan Instrumen Penelitian Ilmiah Pendidikan Pada Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif. Jurnal IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 1–9. https://doi.org/10.61104/ihsan.v1i2.57
Ashari, M. (2013). Studi Bentuk, Fungsi Dan Makna Ornamen Makam Di Kompleks Makam Raja- Raja Bugis. Dewa Ruci: Jurnal Pengkajian Dan Penciptaan Seni, 8(3), 444–460. https://doi.org/10.33153/dewaruci.v8i3.1135
Disparbud Selayar. (2020) https://pariwisata.kepulauanselayarkab.go.id/2014/09/gong-nekara-tertua-ada-di-pulau-selayar/#:~:text=Keunikan%20yang%20dimiliki%20gong%20yang,khusus%20di%20dekat%20 kantor%20kelurahan.
Faisal, Muh. (2011). Masjid Tua Katangka Syekh Yusuf: Sinkretisme Simbolik Visual Dalam Pendekatan Semiologi. Jurnal Harmoni, 1(2), 1–10.
Farizzein, D .(2023). Fakta Menarik penemuan Gong Nekara, Gong Tertua di Asia Tenggara di Kepulauan Selayar. https://www.strategi.id/budaya/10410969128/fakta-menarik-penemuan- gong-nekara-gong-tertua-di-asia-tenggara-di-kepulauan-selayar-simak-ulasannya.
Fitriah, A. Putri (2020). GongNekara Selayar,JejakJalurRempahdimasaLampau. https://jalurrempah.kemdikbud.go.id/artikel/gong-nekara-selayar-jejak-jalur-rempah-di-masa-lampau Gunawan, I . (2022). Gong Nekara Selayar tertua di Asia Tenggara. https://turisian.com/2022/12/08/inilah-gong-nekara-selayar-tertua-di-asia-tenggara-peninggalan-zaman-perunggu/
Kadir, I. (2019). Pembelajaran Kreasi Seni Rupa di SMP (Studi Evaluatif terhadap Pembelajaran Kreasi Karya Seni Relief Kaligrafi pada Kelas VIII SMP Islam Athirah). Indonesian Journal of Educational Science (IJES), 1(2), 72–80. https://doi.org/10.31605/ijes.v1i2.251
Kumparan (2023). https://kumparan.com/sejarah-dan-sosial/fungsi-nekara-sebagai-alat-upacara-dan-simbol- budaya-23wGB2CmRsx
Lestari, A Farida . (2019). Ragam Hias Gong Nekara di Kelurahan Bontobangun Kecamatan Bontobaharu Kabupaten Kepulauan Selayar. https://digilibadmin.unismuh.ac.id/upload/7094-Full_Text.pdf.
Lukman Hadi & Widya Lestari. 2022. Nekara : Fungsi dan Jenisnya, (online). Artikel Kompas.com/stori.(https://www.kompas.com/stori/read/2022/01/05/141000579/nekara-fungsi-dan- jenisnya,
Media Selayar .(2011). Tentang Gong Nekara Selayar. https://www.mediaselayar.com/2011/09/lansiran-berita- tentang-gong-nekara.html
Nugraha, Etiek A. (2023). Mengenal Gong Nekara di Selayar, Jejak Sejarah Jalur Rempah Nusantara. https://www.detik.com/sulsel/budaya/d-6627860/mengenal-gong-nekara-di-selayar-jejak-sejarah-jalur-rempah- nusantara
Subagia, I. N. (2020). Nekara Pejeng as A Learning Resources of Education Hindu Religion. Vidyottama Sanatana: International Journal of Hindu Science and Religious Studies, 4(1). https://doi.org/10.25078/ijhsrs.v4i1.1367
Suharman Musa. (2022). Gong Nekara di Kabupaten Selayar, (online). Bengkelnarasi.com. (https://bengkelnarasi.com/2022/04/19/gong-nekara-di-kabupaten-kepulauan-selayar/,
Wijaya, H. (2013). Nekara: Peninggalan Seni Budaya dari Zaman Perunggu. Humaniora, 4(1), 212–220. https://doi.org/10.21512/humaniora.v4i1.3431
WikKipedia .(2023). https://id.wikipedia.org/wiki/Gong_Nekara_Selayar.
Wiyati, S. W, Saptono & Raharjo, A . (2023). Gong dalam Budaya Masyarakat Indonesia. file:///C:/Users/ASUS/Downloads/jomsti,+3+WAHYU+SRI+p+19-30.pdf
Zulfianti, I . (2018). Gong terbesar didunia ada di Selayar. https://estetikapers.com/gong-terbesar-di- d unia-ada-diselayar/#:~:text=Gong%20Nekara%2C%20Gong%20Terbesar%20di,dikunjungi%20masyaraka t%20setempat%20maupun%20mancanegara.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 2021

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
<a rel="license" href="http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/"><img alt="Creative Commons License" style="border-width:0" src="https://i.creativecommons.org/l/by/4.0/88x31.png" /></a><br />This work is licensed under a <a rel="license" href="http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/">Creative Commons Attribution 4.0 International License</a>.









