KONSISTENSI SENIMAN H. ABDUL KADIR DG TUNRU DI TENGAH PERKEMBANGAN SOSIAL EKONOMI
DOI: https://doi.org/10.26618/srtkwq41
Ekonomi, Konsistensi Seniman, Perkembangan Sosial
Abstract
Adanya perkembangan kehidupan sosial ekonomi. serta perkembangan teknologi yang serba digital dimasa sekarang, tidak dapat dipungkiri pekerjaan pun mengikut kepada tuntuan zaman yang serba digital, hal ini menjadi sebuah tantangan bagi seniman untuk mempertahankan pekerjaannya yang hampir tertelan oleh zaman, seniman harus memutar otak agar para peminat seni masih tetap ada dan sejalan dengan perkembangan zaman. Mengingat Makassar adalah salah satu pusat kesenian yang banyak dikenal dari budaya dan sejarahnya. Pembahasan mengenai perkembangan sosial ekonomi seolah tidak terlalu diketahui keberadaanya dikalangan masyarakat luar di era sekarang atau disebut era kontemporer, namun, meskipun begitu konsistensi seniman tidak perlu ditanyakan lagi, H. Abdul Kadir mampu bertahan dengan karya-karyanya ditengah gempuran seni rupa kontemporer. Konsistensi dalam kehidupan sosial merupakan hal penting bagi seorang seniman. jika seniman ingin berkembang menjadi seniman yang professional dan berkualitas pada karirnya maka seniman tersebut harus konsisten didalam mempertahankan profesinya sebagai seniman patung dan tidak mudah terpengaruh oleh faktor luar maupun dalam. Konsistensi juga akan membantu seorang seniman untuk mempertahankan kualitas pada karya yang ia hasilkan dan membangun reputasinya sebagai seorang seniman yang handal. Itulah alasan mengapa salah satu kriteria yang harus dipenuhi sebagai seniman, adalah konsistensi.
References
Akmaluddin, (2016). “Problematika Bahasa Indonesia Kekinian: Sebuah Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia Ragam Tulisan”. Mabasan, 10(2), 287921.
Alfansyur, Andarusni., and Mariyani Mariyani. (2020). “Seni mengelola data: Penerapan triangulasi teknik, sumber dan waktu pada penelitian pendidikan sosial. Historis: Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah”, 5(2), 146-150.
Almaliki, Muhammad. 2021. Sejarah Patung Massa Gowa. (Online) (https://era.id/daerah/56260/unik-ini-sejarah-patung- massa-dibuat-usai-
pencuri-dikeroyok-di-gowa-sulsel.com diakses 14 juli 2023).
Ansar, 2016. Soal Sejarah Patung Sultan Hasanuddin, (Onine) (https://makassar.tribunnews.com/2016/10/19/pembuatan-patung- sultan- hasanuddin-habiskan-rp-63-miliar, diakses 06 Oktober 2023).
Anggraeni Agustin Dyah, (2021) ”Eksplorasi Tehnik Crochet pada penyekat Ruang Menggunakan Material Vetterban” jurnal Seni Rupa Vol. 10 (1).
Ardianingtyas, Illyuna Rizki,dkk. (2020). “Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP Ditinjau dari Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika. Imajiner: Jurnal Matematika Dan Pendidikan Matematika”, 2(5), 401-408.
Aryana, 2018, Sejarah Patung Kuda di Jeneponto, (Online), (https://jayakartanews.com/asyiknya-liburan-ke-kota-kuda- jeneponto/?amp=1, diakses 14 Juli 2023).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 2021

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
<a rel="license" href="http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/"><img alt="Creative Commons License" style="border-width:0" src="https://i.creativecommons.org/l/by/4.0/88x31.png" /></a><br />This work is licensed under a <a rel="license" href="http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/">Creative Commons Attribution 4.0 International License</a>.









