KAIN TENUN TRADISIONAL RONGKONG DUSUN SALURANTE DESA RINDING ALLO KECAMATAN RONGKONG KABUPATEN LUWU UTARA

DOI: https://doi.org/10.26618/158gy697

Authors

  • Muh. Lukman Juhardin Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Irsan Kadir Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Roslyn Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia

Kain Rongkong, Proses Produksi, Tenun Tradisional

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berkurangnya jumlah penenun Tenun Rongkong sehingga diperlukan pusat kerajinan sebagai wadah pelestarian dan pengembangan, mengingat Tenun Rongkong telah menjadi batik khas Pemerintah Kabupaten Luwu Utara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan postpositivisme pada kondisi alamiah. Proses pembuatan meliputi pemintalan kapas dengan alat tradisional unuran, pewarnaan alami dari tumbuhan, penyusunan dan perapian benang, hingga penenunan menggunakan alat tradisional. Motifnya mencerminkan adat dan budaya masyarakat Rongkong serta dimanfaatkan dalam seragam sekolah, pakaian dinas, dan bahan ajar sebagai upaya pelestarian budaya.

References

Andi, S.F. 2018. Ragam Hias Sarung Tenun Tradisional Bira (Kabupaten Bulukumba).

Anton. M. Moeliono, 1990. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Balai Pustaka Jakarta.

Amiruddin, 1998. Semantik Pengantar Studi Tentang Makna. Bandung: Sinar Baru.

Bastomi, Suwadji. 2000. Seni Kriya Seni. Semarang: UNNES Press.

Budiawati, 2000. Islam Sasak: Wetu Telu Versus Waktu Lima. Yogyakarta: Ptlkis Pelangi Aksara.

Dharsono, 2004 .Tinjauan Seni Rupa Modern. Yogyakarta: Sekolah Tinggi Seni Indonesia Surakarta.

Ensiklopedi Indonesia. 1990. Pemeran Kerajianan Nasional Di Jakarta 1985. Online: Http://Www.Karangasemkab.Go.Id. Diakses 07 Februari 2022

Ejayya, L. 2014. Proses Pembuatan Kain Tenun Kajang. Online: Http://Accaeredblack.Blogspot.Co.Id/2014/03/Proposal-Penelitian. Diakses 07 Februari 2022.

IKP, 2018. Merawat Tradisi Melalui Tenun Tanah Rongkong, Online: Https//Portal.Luwuutarakab.Go.Id. Diakses 08 Februari 2022.

Herusatoto. Budiono, 1983. Simbolisme Dalam Budaya Jawa. Yogyakarta: PT. Buku Kita.

Hamidi. 2002. Batik Warisan Asli Indonesia. Yogyakarta: PT. Buku Kita.

Kamus Besar Bahasa Indonesia Diakses Pada 07 Februari 2022 Di KBBI.Web.Id

Mardiyanti. 2016. Kain Tenun Tradisional Dusun Sade, Rembitan, Pujut, Lombok Tengah, (Nusa Tenggara Barat)

Nurhadi, Hapsul,Dkk. 1996. Kajian Seputar : Perkembangan Teknologi Pertenunan. Jakarta: PT.Golden Terayon Press

Prawira, Wojowasito. 1989. Warna Sebagai Salah Satu Seni Unsur Dan Desain. Jakarta: Depdikbud.

Sugiyono, 2008. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. Bandung. Alphabet

Setyosari, P. 2010. Metode Penelitian Dan Pengembangan. Jakarta: Kencana.

Soegeng TM. 1987. Kriya Indonesia. Yokyakarta: Departemen Pendidikan Nasional Repoblik Indonesia.

Sunarman. 2010. Mengenai Ragam Hias Indonesia. Bandung Angkasa.

Triyanto. 2007. Perkembangan Kerajinan Kayu Dusun Bobung Putat Gunung Kidul. Skripsi S1. Yogyakarta Program Studi Pendidikan Senin Kerajianan FBS UNY.

Wahid, 1988. Ragam Hias Sulawesi Selatan Dan Pengembangannya.

Published

2022-04-28

How to Cite

KAIN TENUN TRADISIONAL RONGKONG DUSUN SALURANTE DESA RINDING ALLO KECAMATAN RONGKONG KABUPATEN LUWU UTARA. (2022). Harmoni: Jurnal Pendidikan Dan Penelitian Seni Budaya, 12(1), 28-35. https://doi.org/10.26618/158gy697

How to Cite

KAIN TENUN TRADISIONAL RONGKONG DUSUN SALURANTE DESA RINDING ALLO KECAMATAN RONGKONG KABUPATEN LUWU UTARA. (2022). Harmoni: Jurnal Pendidikan Dan Penelitian Seni Budaya, 12(1), 28-35. https://doi.org/10.26618/158gy697