EKSISTENSI SENI GRAFFITI DI JALAN SULTAN ALAUDDIN IV KOTA MAKASSAR

DOI: https://doi.org/10.26618/bpac1b78

Authors

  • Sawal Markus Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Moh Thamrin Mappalahere Universitas Negeri Makassar, Indonesia
  • Meisar Ashari Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia

Eksistensi, Nilai estetik, Seni Graffiti

Abstract

Penelitian ini dapat memberikan gambaran yang jelas, benar, dan lengkap, tentang Eksisistensi Seni Graffiti di Jalan Sultan Alauddin IV Kota Makassar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Eksistensi dan Nilai Estetik Seni Graffiti yang ada di Jalan Sultan Alauddin IV Kota Makassar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif, penganalisasian data dilakukan dengan cara yaitu hasil observasi, dokumentasi (foto), wawancara (interview), dikumpulkan lalu diadakan kategorisasi data dan interaksi analisi karya dengan merangkum data yang dianggap penting, kemudian di susun menjadi bagian-bagian untuk di periksa kebenaranya dan selanjutnya diadakan penafsiran data. Observasi berjumlah lebih dari 5 buah karya Seni Graffiti yang ada di Jalan Sultan Alauddin IV Kota Makassar. Selanjutnya yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah berjumlah 4 buah karya Seni Graffiti yang ada di Jalan Sultan Alauddin IV Kota Makassar. Bertujuan untuk mendeskripsikan serta menganilisa dan mengartikan makna dari objek yang diteliti berdasarkan fakta dilapangan. Berdasarkan hasil penelitian tentang Eksistensi Seni Graffiti di Jalan Sultan Alauddin IV Kota Makassar, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa susunan/struktur yang menjadi kekurangan dari seni Graffiti yang ada di Jalan Sultan Alauddin IV ini karena masih seragam, pengaruh copy paste, sekalipun karya ini memang cukup bagus. Suasana, gagasan, dan pesan, seni Graffiti harusnya merespon suasana lingkingun, tetapi Seni Graffiti di Jalan Sultan Alauddin IV ini tidak merespon suasana lingkungan yang mungkin masih dilandasi dengan ekspresi personal. Dalam hal pesan juga hanya tahap ekspresi estetik saja tidak ada pesan yang disampaikan aka tetapi hanya identitas personal, dan identitas kelompok. Untuk itu disarankan kepada semua unsur yang terkait dan khususnya generasi muda diharapkan agar selanjutnya senantiasa berkarya dengan tetap menjadikan budaya lokal yang pantas untuk dipertahankan melalui karya seni, khususnya Seni Graffiti

References

Abidin, Zaenal. 2007. Analisis Eksistensi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. (http://kurcacibesar.wordpress.com).

Andrianto, Andi. 2009. “Graffiti, Simbol Perlawanan Kota” (http://www.suara merdeka.com/smcetak/index.php?fuseaction=beritacetak.detailberitacetak &id_beritacetak=58125; diakses 25/03/2012 22:16:13).

Aprilia,Ade.model huruf graffiti.(http://adeprl.blogspot.com/2017/09/model- model-huruf-graffiti-grafiti.html) Diakses pada 27 April 2020 pukul 20.23

Barry, Syamsul.2008. “Jalan Seni Jalanan Yogyakarta”.Yogyakarta: Penerbit Studium,hal.31

Blogger.Graffiti.(http://mendesain-super-cepat.blogspot.com/2011/07/jenis-jwnis- graffiti.html) Diakses pada 29 April 2020 pukul 23.00

B.S. Mayers,1993. “The History of Art”, dalam Human Sahman,

MengenaliDuniaSeniRupa, (Semarang: IKIP Semarang Press).

Chaffe, Lyman G.1993.Political Protest and Street art: Popular Tools for Democratization in Hispanic Countries. Westport: Greenwood Publishing Group,Inc. (http://kurcacibesar.wordpress.com

Dake, Denis. 2005. “Aesthetic Theory” (Dalam Handbook of Visual Communication:Theory.Methods.and Media, Ken Smith dkk, New Jersey:Lawrence Erlbaum Associates,inc., hal. 7

Ganz, Nicholas.2004.”Graffiti World: Street Art from Five Continents”.New York: Harry N. Abrams Incorporated,hal.6-9

http://fportfolio.petra.ac.id/user_files/02032/POLITIK%20IDENTITAS%20GRA FFITI. PDF; diakses 24/03/2012 21:31:26).

https://www.definisimenurutparaahli.com/pengertian-estetis. Diakses 29 April 2020 23.00

Muttaqin, Muhammad Iqbal.2009.“Kromonisasi Vandalisme” Siasat Seni Komunitas Jogja Graffiti dalam Merebut Ruang Publik”.Skripsi Fakultas Ushuluddin Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.hal. 31- 32

Sanento, Yuliman,2001.DuaSeniRupa (Jakarta:Kalam).

Setyosari, Punaji, 2010. MetodePenelitianPendidikandanPengembangan.Jakarta: Prenada Media Group.

Subiantoro, Benny. 2011. Mengenal Dasar Pendidikan Seni Rupa (Seni Budaya) untuk SMP:Makassar.

Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, danR&D. Bandung: Alfabeta.

Susanto Mike. 2002.diksirupa.Yogyakarta: Kanasius

Wicandra, Obed Bima. 2006. “Graffiti di Indonesia: Sebuah Politik Identitas Ataukah Tren? Kajian Politik Identitas pada Bomber di Surabaya” dalam Jurnal Nirmana Vol. 8, No. 2, Juli 2006, hal. 51-57.

Wicandra, Obed Bima.,dan Nophia Novita Angkadjaja.2005. “Efek Ekologi Visual dan Sosio Kultural Melalui Graffiti Artistik di Surabaya” dalam Jurnal Nirmana Vol. 7, No. 2, 2005, hal.100

Published

2018-10-28

How to Cite

EKSISTENSI SENI GRAFFITI DI JALAN SULTAN ALAUDDIN IV KOTA MAKASSAR. (2018). Harmoni: Jurnal Pendidikan Dan Penelitian Seni Budaya, 8(2), 105-121. https://doi.org/10.26618/bpac1b78

Issue

Section

Articles

How to Cite

EKSISTENSI SENI GRAFFITI DI JALAN SULTAN ALAUDDIN IV KOTA MAKASSAR. (2018). Harmoni: Jurnal Pendidikan Dan Penelitian Seni Budaya, 8(2), 105-121. https://doi.org/10.26618/bpac1b78