PROSES PEMBELAJARAN MENGGAMBAR FLORA MENGGUNAKAN PENSIL PADA SISWA KELAS X DI MA SYEKH YUSUF SUNGGUMINASA KABUPATEN GOWA PROVINSI SULAWESI SELATAN

DOI: https://doi.org/10.26618/xd90bq78

Authors

  • Astri Hendrawati Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Meisar Ashari Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Makmun Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia

Penelitian Deskriptif , Proses Pembelajaran, Menggambar Flora

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan secara jelas tentang Proses Pembelajaran Menggambar Flora Menggunakan Pensil Pada Siswa Kelas X Di MA Syekh Yusuf Sungguminasa Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan yang jelas, terperinci, dan terpercaya dan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pembelajaran menggambar flora mengetahui tingkat kesulitan dan nilai estetika dalam pembelajaran menggambar flora. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif merupakan penelitian yang termasuk dalam jenis penelitian kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah mengungkap fakta, keadaan, fenomena, variabel dan keadaan yang terjadi saat penelitian berjalan dan menyuguhkan apa adanya. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X di MA Syekh Yusuf Sungguminasa Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan sebanyak 10 dan sampel 10 orang tahun ajaran 2020/2021. Teknik pengumpulan data melalui teknik observasi (pengamatan), tes praktik dan dokumentasi (foto) dikumpulkan lalu diadakan kategorisasi data dengan merangkum data-data yang dianggap penting, kemudian disusun menjadi bagian-bagian untuk diperiksa kebenarannya dan selanjutnya diadakan penafsiran data. Teknik analisis data dilakukan melalui teknik deskriptif kualitatif. Penelitian ini dapat memberikan gambaran yang jelas, benar, dan lengkap, tentang Siswa Kelas X Di MA Syekh Yusuf Sungguminasa Kabupaten Gowa dalam hal pembelajaran Menggambar Flora siswa MA Syekh Yusuf Sungguminasa Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan

References

Andersoon, L. W. (2003). Classroom Assessment: Enhancing The Quality Of Teacher Decision Making. New Jersey: Lawrence Erlbaum Associates Ine. Apriyanto, Very. (2004). Cara Mudah Menggambar Dengan Pensil Jakarta: Arikanto, Suharsimi, (1997). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek.

Edisi Revisi IV. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Ashari, meisar. (2015). Anatomi Plastis. Makassar: Mediqitafondation. Denim, sudarwan. (2002). Menjadi Peneliti Kualitatif. Bandung Pustaka Setia.

Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan. (2003). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Gibson, J.L. Ivanicevish, J.M And Donelly. J. (1989). Organisasi And Manajemen Perilaku Struktur Proses. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Handayaningrat, Soewarno. (1981). Pengantar Studi Ilmu Administrasi Dan Manajemen. Jakarta: CV Hajimasagung.

Handayaningrat, Soewarno. (1995). Pengantar Studi Ilmu Administrasi Dan Manajemen. Jakarta: Gunung Agung.

Kawan Pustaka.

Pamadhi, Hajar & Sukardi, Evan. (2007). Seni Keterampilan Anak. Jakarta: UT. Pamadhi. (2008). Menggambar dan tekniknya. (online) tersedia: http://elicious-

edu.picture.com/P/jurnal.html. (di unduh rabu, 25 februari 2015). Purwanto ngalim. (1990). Belajar Berhubungan Dengan

Perubahan Tingkah Laku. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Sicillia, Sawitri. Dkk. (1997). Tailoring. Yogyakarta: IKIP Yogyakarta.

Soekartiwi, (1995). Mengajar Yang Efektif. Jakarta: Pustaka Jaya.

Sudjana, Nana, (1991). Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru.

Susanto, Mike. (2003). Diksirupa: Kumpulan Istilah Seni Rupa. Yogyakarta: Kanisius.

Published

2012-10-28

How to Cite

PROSES PEMBELAJARAN MENGGAMBAR FLORA MENGGUNAKAN PENSIL PADA SISWA KELAS X DI MA SYEKH YUSUF SUNGGUMINASA KABUPATEN GOWA PROVINSI SULAWESI SELATAN. (2012). Harmoni: Jurnal Pendidikan Dan Penelitian Seni Budaya, 2(2), 96-107. https://doi.org/10.26618/xd90bq78

Issue

Section

Articles

How to Cite

PROSES PEMBELAJARAN MENGGAMBAR FLORA MENGGUNAKAN PENSIL PADA SISWA KELAS X DI MA SYEKH YUSUF SUNGGUMINASA KABUPATEN GOWA PROVINSI SULAWESI SELATAN. (2012). Harmoni: Jurnal Pendidikan Dan Penelitian Seni Budaya, 2(2), 96-107. https://doi.org/10.26618/xd90bq78