Pembelajaran Kerajinan Limbah Anorganik melalui Model Cooperative Learning pada Siswa Kelas IX.A MTs Muhammadiyah Tongko

DOI: https://doi.org/10.26618/ajwhjt84

Authors

  • Disman Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Muhammad Rapi Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Sukarman Universitas Negeri Makassar, Indonesia

Limbah Anorganik, Pembelajaran Kerajinan, Pembelajaran Kooperati

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran seni kerajinan berbahan limbah anorganik melalui model cooperative learning pada siswa kelas IX.A MTs Muhammadiyah Tongko Kabupaten Enrekang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas IX.A. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran meliputi penyusunan RPP, materi seni kerajinan, media pembelajaran, serta evaluasi hasil karya siswa. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan melalui tahapan membuka pelajaran, kegiatan inti, dan penutup. Pada kegiatan inti siswa bekerja secara berkelompok membuat kerajinan bunga dari botol plastik melalui langkah menyiapkan alat dan bahan, menggunting, mewarnai, menjemur, merangkai, dan finishing. Model cooperative learning tipe STAD mampu meningkatkan keterlibatan, kreativitas, serta hasil karya siswa. Penilaian karya meliputi teknik, penggunaan alat dan bahan, serta ide/gagasan dengan hasil yang menunjukkan kategori baik hingga sangat baik. Dengan demikian, pembelajaran seni kerajinan berbahan limbah anorganik melalui mode cooperative learning dapat membantu meningkatkan aktivitas dan keterampilan berkarya siswa dalam pembelajaran seni budaya

References

Daryanto. 2012. Ilmu Pembelajaran. Jakarta. Rineka karya Irwan Akib, dkk. 2017. Pedoman Penulisan Skripsi.Makassar

Joyce & Weil.1980. Model Of Teaching, Fifht Edition. USA: Allyn and Bacon A Simon & Scuter Company.

Jumarni Angga. 2016:7. Proses Pembuatan Kaligrafi dengan Bahan Anorganik Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Masalle Kabupaten Enrekang. Makassar. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Nurulhayati, Sitti. 2012. Pembelajaran Kooperatif yang Menggairahkan.

Wahana Informasi dan Komunikasi Pendidikan TK dan SD. Edisi 3

Rusman, 2012. Model-Model Pembelajaran Mengembangkan Profesionalisme Guru. Bandung. PT Raja Grafindo Persada

Shaifuddin Aswar, Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Karya. 1998 : 35 Simamora, H Roymond . (2009). Buku Ajar Pendidikan. Jakarta : EGC Soetyosari, punaji, 2010. Metode Penelitian Pendidikan dan Pengembangan.Jakarta

Sugiyono, Metode Penelitian. Jakarta. Pt. cipta karya. 2008 : 15 Syaiful.

Psikologi belajar Rineka Cipta. 2011:23

W Surakhmad. Pengantar Penelitian Ilmiah Dasar Metode Teknik.

Bandung.

Transito 1980 Http://mfarofi.blogspot.co.id/2015/10/limbah-kaleng- pemanfaatan-limbah.html. diakses pada tanggal 5 January 2018

Http://Kerajinanprakarya. blogspot.co.id. Jenis-jenis limbah orgnaik diakses pada tanggal 30 Desember 2017

Http://www.lihatdisini.com/definisi-dan-pengertian/definisi-dan pengertian-seni- kerajinan-adalah. Diakses pada tanggal 4 January 2018

Http://belajarpsikologi.com/macam-macam-metode-pembelajaran.

Diakses pada tanggal 4 January 2018

Http://belajarpsikologi.com/macam-macam-metode-pembelajaran.

Diakses pada tanggal 4 January 2018

Http://www.informasi-pendidikan.com. Diakses pada tanggal 4 January2018

Http:// Inspirasi kerajinan www..com. Diakses pada tanggal 4 January

2018

Http://www.blogpendidik.info/2016/09/pengertian-kelas.html Diakses pada tanggal 4 January 2018

Published

2013-04-28

How to Cite

Pembelajaran Kerajinan Limbah Anorganik melalui Model Cooperative Learning pada Siswa Kelas IX.A MTs Muhammadiyah Tongko. (2013). Harmoni: Jurnal Pendidikan Dan Penelitian Seni Budaya, 3(1), 59-73. https://doi.org/10.26618/ajwhjt84

Issue

Section

Articles

How to Cite

Pembelajaran Kerajinan Limbah Anorganik melalui Model Cooperative Learning pada Siswa Kelas IX.A MTs Muhammadiyah Tongko. (2013). Harmoni: Jurnal Pendidikan Dan Penelitian Seni Budaya, 3(1), 59-73. https://doi.org/10.26618/ajwhjt84