KAJIAN ESTETIKA SANGKAR BURUNG PUYUH (JABA KAWUBU) DI KAMPUNG RUPE KECAMATAN LANGGUDUNUSA TENGGARA BARAT
DOI: https://doi.org/10.26618/235qhr37
Sangkar Burung Puyuh, Struktur Dan Bentuk, Nilai Estetika Dan Ragam Hias
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami struktur dan kajian bentuk sangkar burung puyuh (Jaba Kawubu), Peranan tradisi serta pertimbangan aspek fungsi dalam fungsi komplek membawa tatanan karya artistic pada sangkar burung puyuh (Jaba Kawubu) dengan pertimbangan aspek estetika dan nilai-nilai ragam hias yang terbentuk dalam sangkar burung puyuh (Jaba Kawubu). Penelitian dilkukan dengan mengamati mulai dari proses pembuatan dan eksplorasi , tahapan perancangan dan tahapan perwujudan. Yang kemudian di kaji dan ditelaah sesuai dengan bentuk sangkar burung puyuh tersebut. Berdasar kan penelitian ini dapat di pahami bahwa sangkar burung puyuh memiliki daya tarik tersendiri yang memikat hati para penikmat seni karena bentuknya yang jauh beda dari sagkar burung pada umumnya. Secara khas mampu menghasilkan manifestasi estetik.
References
Alexander Baumgarten (1714-1742). Philosophy of Beauty : from Socrates to Robert Bredges . Being the source of Aethetics Theory Oxford, London:
Oxford University Press.
A.Azis Said. 2006. Nirmana Dasar Trimatra.Makassar. Fakultas Seni Dan Desain. UNM.
Djelantik, A.A.M. 1999. Estetika Sebuah Pengantar.Bandung. Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia.
Dickie George , 1976. Aesthetic, The Encyclopedia Americana.
… 1973.Aesthetic. An Introduction. Pegasus New York.Tt.216
Djoko Maruto. 2014. (KAJIAN ETIKA, NILAI-NILAI ETIS, DAN ETIKA DALAM KARYA SENI.
A.D. Bruyne.19877. Filosofie Van de Kunst. Abad ke-19.
Feldman, Edmund Burke. 1967. Art as Image and Idea, Prentice Hall Inc., New Jersey
Hartoko,1984. Manusia dan Seni.Yogyakarta: Kansius. Kbbi,2014. Pengertian Sangkar Burung.
Moleong, J. Lexi. 2010. Metode Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Pepper, Stephen C;(tth), Principles of Art Appreciation. New York: Brece and Company P157-235.
Read, Herbert, 1959 The Meaning of Art. New York: Penguin Book.
Rahayu, Iin Tri. 2004. Observasi dan Wawancara. Malang: Bayumedia Publishing.
Santayana, George, 1955. The Sense of Beauty. New York: Dover Publishing Inc. Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Sumardjo, 2000. Filsafat Seni: Seni akan Mencerminkan Latar Belakang Nilai- Nilai Budaya Masyarakatnya.Bandung ITB.
Syamsuri, Sukri, dkk. 2014. Pedoman Penulisan Skripsi. Makassar: Panrita press Unismuh Makassar.
The Liang Gie . 1976. Garis Besar Filsafat Keindahan. Yogyakarta: Penerbit karya.Yoyakarta:PUBIB.
Wadjiz Anwar .1985. Filsafat Estetika. Yogyakarta:Penerbit Nur Cahaya. Sumber Internet : https://lib.unnes.ac.id/22686/. https://budaya-kampung--media-
com.
http://www.mbojoklopedia.com/2017/05/kawubu-burung-magis-suku- mbojo.html?m=1.
http://file.upi.edu/direktori/fpsd/jur_pend._seni_rupa/196202071987031. https://www.academia.edu, diakses 20 Februari 201
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2012 2012

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
<a rel="license" href="http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/"><img alt="Creative Commons License" style="border-width:0" src="https://i.creativecommons.org/l/by/4.0/88x31.png" /></a><br />This work is licensed under a <a rel="license" href="http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/">Creative Commons Attribution 4.0 International License</a>.









