Analisis Kinerja Keuangan PT. Pegadaian (Persero) dan Entitas Anak Perusahaan Berdasarkan KEPMEN BUMN Nomor Kep-100/MBU/2002 (Periode 2011-2015)

Yohanna Martin Pattanggau, Abdul Rahman Rahim

Abstract


Perkembangan posisi keuangan mempunyai arti yang sangat penting bagi perusahaan. Untuk melihat sehat tidaknya suatu perusahaan tidak hanya dapat dinilai dari keadaan fisiknya saja. Faktor terpenting untuk dapat melihat perkembangan suatu perusahaan terletak dalam unsur keuangannya. Salah satu alat yang digunakan untuk mengetahui kondisi keuangan perusahaan dapat berwujud laporan keuangan. Dan PT Pegadaian (Persero) dan Entitas Anak Perusahaan sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara juga perlu diketahui kondisi keuangannya untuk mengetahui kinerja keuangan perusahaan selama ini.

Berdasarkan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor KEP-100/MBU/2002 tentang penilaian tingkat kesehatan Badan Usaha Milik Negara, penilaian kinerja perusahaan BUMN pada aspek keuangan dilakukan dengan melihat beberapa rasio. Rasio tersebut adalah rasio likuiditas, solvabilitas, aktivitas, dan provitabilitas.

Tujuan penelitian ini adalah : 1) menganalisis rasio likuiditas pada PT Pegadaian (Persero) berdasarkan KEPMEN BUMN Nomor KEP-100/MBU/2002, 2) menganalisis rasio solvabilitas pada PT Pegadaian (Persero) berdasarkan KEPMEN BUMN Nomor KEP-100/MBU/2002, 3) menganalisis rasio aktivitas pada PT Pegadaian (Persero) berdasarkaan KEPMEN BUMN Nomor KEP-100/MBU/2002, 4) menganalisis rasio profitabilitas PT Pegadaian (Persero) berdasarkan KEPMEN BUMN Nomor KEP-100/MBU/2002. Data penelitian ini bersumber dari Laporan Keuangan PT Pegadaian (Persero) pada tahun 2011-2015.

Hasil penelitian ini adalah kinerja perusahaan bila diukur secara keseluruhan menunjukkan kinerja keuangan yang termasuk dalam kategori sehat. Kinerja keuangan rasio likuiditas bila diukur menggunakan analisis rasio lancar menunjukkan hasil sangat sehat, bila diukur menggunakan rasio kas menunjukkan hasil tidak sehat. Kinerja keuangan rasio solvabilitas bila diukur menggunakan rasio modal sendiri terhadap total aktiva menunjukkan kinerja yang kurang sehat. Kinerja keuangan aktivitas bila diukur menggunakan rasio total assets turnover menunjukkan kinerja yang kurang sehat, bila diukur menggunakan rasio collection periods menunjukkan kinerja yang sehat. Kinerja keuangan profitabilitas bila diukur menggunakan rasio ROE menunjukkan kinerja yang

Kata Kunci : kinerja keuangan dan entitas anak



Full Text:

PDF

References


Astuti, Dewi, 2004. Manajemen Keuangan Perusahaan. Cetakan Pertama. Penerbit : Ghalia Indonesia. Jakarta.

Bastian, Indra. 2006. Akuntansi Sektor Publik : Suatu Pengantar. PT Gelora Aksara Pratama.

Buku Undang- undang Perlindungan Konsumen 1999, 2012. Cetakan Kedelapan. Penerbit : Sinar Grafika.

Calotă Traian –Ovidiu, 2013. Case Study on Analysis of Financial Statements at a Furniture Manufacturer. Journal of Knowledge Management, Economics and Information Technology. Vol. III, Issue 5 October 2013.

Darsono, 2005. Pedoman Praktis Memahami Laporan Keuangan. Edisi Pertama. Andi. Yogyakarta.

Harahap, Sofyan Syafrie. 2008. Analisa Kasus Atas Laporan Keuangan. Edisi Pertama. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Halim,B, Sarwoko, 2008. Manajemen Keuangan (Dasar-Dasar Pembelanjaan Perusahaan). Cetakan Ketiga. Yogyakarta BPF. Yogyakarta.

IAI (Ikatan Akuntan Indonesia), 2007. Standar Akuntansi Keuangan, Penerbit : Salemba 4. Jakarta.

Jumingan, 2006. Analisis Laporan Keuangan. Cetakan Pertama. PT Bumi Aksara. Jakarta.

Kasmir, 2008. Analisis Laporan Keuangan, edisi pertama, cetakan pertama, Penerbit : Rajawali Pers. Jakarta.

Kementrian BUMN. Surat Keputusan Menteri BUMN No. Kep-100/M-BUMN/2002

Mohammad, M, Afagh Malek. 2012. An Empirical Study of Financial Performance Evaluation of A Malaysian Manufacturing Company . Academica Science Journal Economica Series. 1 (1) – 2012, 94-99.

Munawir, 2007. Analisis Laporan Keuangan. 1 Ed, cetakan keempat belas, BPFE. Yogyakarta. Muslich, Muhammad. 2003. Manajemen Keuangan Modern. Bumi Aksara. Jakarta.

Natalia, Desy. 2003. Analisis Rasio Likuiditas, Rasio Solvabilitas, dan Rasio Profitabilitas Untuk Mengukur Kinerja Keuangan Pada PT. KUD Kopta Unit Tambang di Samarinda (2009-2011). Skripsi Universitas Mulawarman

Nawan. Ilham Nugroho Hanung. 2011. Analisis Kinerja Keuangan PT Pos Indonesia Persero) Kantor Pos Solo 57100 (2009-2010). Skripsi Universitas Sebelas Maret.

Pribadi, Toto. 2008. Deteksi Cepat Kondisi Keuangan : 7 Analisis Rasio Keuangan. Caetakan I. PPM. Jakarta

Riyanto, Bambang. 2001. Dasar-Dasar Pembelanjaan Perusahaan. BPFE. Yogyakarta.

Rosidin, Ogi Widana. 2011. Analisis Tingkat Kesehatan Keuangan Pada PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) Cabang Samarinda. Skripsi Universitas Mulawarman.

Sawir, 2005. Analisa Kinerja Keuangan dan Perencanaan Keuangan. PT. Gramedia. Jakarta.

Senhati, 2008. Analisis Rasio Likuiditas dan Profitabilitas pada PT. Graha Sarana Duta di Makassar (2005-2007). Skripsi STIE LPI Makassar.

Sigit Triandaru, 2006. Bank dan Lembaga Keuangan lainnya. Penerbit Salemba Empat. jakarta

Sutrisno, 2009. Manajemen Keuangan Teori Konsep dan Aplikasi. Catatan Ketujuh. Ekonisia. Yogyakarta.

Syamsudin, Lukman. 2007. Manajemen Keuangan Perusahaan : Konsep Aplikasi Dalam Perencanaan, Pengawasan, dan Pengambilan Keputusan. PT : Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Theresia, Christie. Analisis Rasio Likuiditas, Solvabilitas, dan Rentabilitas pada PT Kalbe Farma.

Warsono, 2003. Manajemen Keuangan Buku I. Edisi Ketiga. Bayumedia. Malang. Wijaya Tunggal, Amin. 1996. Kamus Akuntansi. Rineka Cipta. Jakarta.

www.pegadaian.co.id ( Diakses tanggal 15 September 2015)


Refbacks

  • There are currently no refbacks.