PENGAMBILAN DALIL DARI AL-QUR’AN DALAM USHUL NAHWU

Dwi Ratnasari, Eka Mahendra Putra

Abstract


Manusia adalah makhluk sosial yang dalam kehidupan sehari-harinya butuh komunikasi untuk melakukan aktifitasnya. Salah satu bentuk komunikasi manusia adalah berbicara, dan dalam pergaulan manusia, bahasa merupakan sesuatu yang lazim digunakan untuk berkomunikasi. Bahasa sebagai alat komunikasi sangat vital,sehingga menyebabkan banyak orang yang menelitinya. Bahasa arab merupakan salah satu bahasa yang memiliki penutur terbanyak di dunia dan menjadikannya salah satu bahasa internasional. Ushul nahwu merupakan salah satu cabang linguistic arab yang sangat penting untuk dikaji karena ilmu ini membahas tentang ilmu yang membahas tentang dalil-dalil nahwu secara global. Metode kepustakaan akan menjadi metode yang digunakan oleh penulis dalam pembahasan ini. Adapun hasil dari penelitian ini adalah Pengambilan dalil-dalil nahwu dari Al-Qur’an merupakan salah satu pembahasan yang penting dan sangat penting dalam dunia bahasa arab. Dalam pembahasan ushul nahwu, salah satu sumbernya adalah as-sima’. As-sima’ mempunyai beberapa pembagian di antaranya istidlal bil qur’an. Imam As-Suyuthi berkata pada kitabnya Al-Iqtirah bahwa semua yang terdapat dalam Al-Qur’an dan dibaca dengan cara tertentu boleh berhujjah dengannya, baik yang diriwayatkan secara mutawatir, ahad, maupun syadzdzah.

Kata Kunci: Istidlal bil Qur’an, Ushul Nahwu, Dalil-dalil Nahwu


Full Text:

PDF

References


REFERENSI (Arab)

- Al-Anbari. Lam’u Al-Adillah, ( Beirut : Darul Fikr, 1971).

- Al-Baghdadi, Khizanah al-Adab wa Lubbu al-Bab Lisan al-Arab, ( Kairo : tp, 1967 ).

- As-Suyuthi, Jalaluddin. Al-Iqtirah fi Ushulin Nahwi. Turki : Darul Beyruti, t.th.

- Ibnu Jinni. Al-Khashaish. Mesir : Al-Haiah Al-Mishriyyah, t.th.

- Mulloh, Tamim, Al-Basith Fi Ushil an-Nahwi wa Madarisihi. ( Malang : Dreamlitera, 2014).

- Nahlah, Mahmud Ahmad. Ushul An-Nahwi, ( Beirut : Dar Al-Ma’rifah Al-Jaami’ah, 2002).

- Ni’mah, Fu’ad. Qawa’id Al-Lughah Al-Arabiyyah, ( Beirut : Darussaqafah al-Islamiyyah, t.th).

- Tammam, Hassan. Al-Ushul Dirasah Epistimulujiyyah Li al-Fikr al-Lughowi “inda al-Arab. ( Kairo : ‘Alam Kutub, 2000).

REFERENSI ( Indonesia )

- Nasution, Metode Research Penelitian Ilmiah, ( Jakarta : Bumi Aksara, 2001).

- Ni’mah, Ummi Nurun.”Qiyas sebagai sebuah metode dalam nahwu”, Jurnal adabiyat : Jurnal Bahasa dan Satra, 2008.

- Sanusi, Anwar. Metodologi Penelitian Bisnis, ( Jakarta : Salemba Empat, 2016 ).

- Syahri, Zulrahmi. “Dalil-Dalil (Landasan-Landasan) Mempelajari Ilmu Nahu.” AlKahfi : Jurnal Pendidikan Agama Islam 4, no. 1 (July 24, 2019): 152

- Tarigan, Henry Guntur. Pengajaran Pragmatik. Bandung : Angkasa, 2015.

- Wahab, Muhib Abdul. Pemikiran Linguistik Tammam Hassan dalam Pembelajaran Bahasa Arab, ( Jakarta : UIN Press Jakarta, 2009 ).

- https://tafsiralquran.id/qiraat-syadzadzah-dan-kedudukannya-menurut-romlah-widayati/




DOI: https://doi.org/10.26618/almaraji.v7i1.11631

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Dwi Ratnasari, Eka Mahendra Putra



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. View My Stats