ASESMEN KEBUTUHAN BELAJAR ANAK JALANAN DI KOTA MAKASSAR

Nurhaeni Ds

Abstract


ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan kebutuhan belajar  anak jalanan di Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif, Fokus penelitian ini adalah identifikasi kebutuhan belajar anak jalanan di Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar. Subjek penelitian ini adalah 30 orang anak jalanan. Teknik Pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan teknik dokumentasi. Pengolahan dan analisis data digunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan belajar yang dirasakan oleh anak jalanan di Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar cukup bervariasi, setidaknnya terdapat 20 jenis kebutuhan belajar, yaitu kebutuhan belajar membaca, menulis, dan berhitung, membaca Al-Qur’an, menjahit pakaian wanita, menjahit pakaian laki-laki,   servis sepeda motor, servis handphone, merangkai kembang dari plastik, membuat kue-kue, servis komputer, Las/teknisi melas, bernyanyi, bahasa Inggris, berjualan, mengemudi/sopir, duko mobil/motor, servis mobil, seni lukis/menggambar, servis AC, servis kulkas, dan servis radio dan televise. Dari 20 kebutuhan belajar yang dirasakan oleh anak jalanan terdapat  5 kebutuhan belajar yang mendapat skala perioritas pertama yaitu kebutuhan belajar membaca, menulis dan berhitung, membaca Al-Qur’an, servis sepeda motor, servis handphone, dan servis komputer.

Kata Kunci: Kebutuhan belajar, Anak Jalanan

ABSTRACT

This study aims to reveal learning needs of street children in Tamalanrea, Makassar. The type of research is descriptive qualitative, the focus of research is the identification of learning needs of street children in Tamalanrea, Makassar. The subject of research is 30 street children. Technique Data collection are  interview and documentation technique. Processing and data analysis use qualitative and quantitative descriptive analysis. The results show that the learning needs perceived by street children in Tamalanrea, Makassar are varied, at least there are 20 types of learning needs, namely reading, writing and counting, Holy Qur’an, sewing women's clothes, sewing men's clothes, motorcycle service, mobile phone service, stringing flower of plastics, cookies cakes, computer service, welding technician, singing, English language, selling, driving, spray paint (car or motorcycle), car service, painting/drawing, Air Conditioner Service, refrigerator service, radio and television service. From 20 learning needs perceived by street children, there are 5 learning needs that get first priorities scale are reading, writing, counting, holy Qur’an, motorcycle service, mobile phone service, computer service of Learning Needs.

 

Keywords: Learning Needs, Street Children     


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Balai Besar Pendidikan dan Pengembangan Pelayanan Kesejahteraan Sosial Yogyakarta. 2016. Sekolah Alternatif Bagi Anak Jalanan, (Online), http://kampoengpelajar21.blogspot.co.id, (Diakses 23 Februari 2015)

Departemen Sosial RI. 2004. Pedoman Penanganan Anak Melalui Rumah Perlindungan Sosial Anak (RPSA), Direktorat Jenderal Pelayanan Dan Rehabilitas Sosial Direktorat Bina Pelayanan Sosial Anak, (online 07 Februari 2015)

Nuraini. 2009. Pola Aktivitas, Konsumsi Pangan, Status Gizi Dan Kesehatan Anak Jalanan Di Kota Bandung. Skripsi. Bogor. Fakultas Ekologi Manusia. Institut Teknologi Bandung

Peraturan Daerah Kota Makassar No. 2 Tahun 2008 Tentang Pembinaan

Anak Jalanan, Gelandangan,

Pengemis Dan Pengamen. Makassar: Pemerintah Daerah Kota Makassar

Riptek. 2008. Studi Karakteristik Anak Jalanan Dalam Upaya Penyusunan Program Penanggulangannya. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 1, vol. 2

Sahabuddin. 2007. Kompetensi Pendidikan Luar Sekolah. Makassar: UNM.

Sugiyono. 2008. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Sudjana. S. Djuju, 2000. Strategi Pembelajara, Jakarta: Falah Production.

Suyanto, Bagong. 2013. Masalah Sosial Anak. Jakarta: Pernada Media Group

UU No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. 2013. Komisi Perlindungan Anak Indonesia, (Online), http://www.kpai.go.id, (Diakses 15 Februari 2015)

Uno. B. Hamzah, 2008. Teori Motivasi & Pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.