EVALUASI TINGKAT PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP MANGROVE Rhizophora mucronata DI LOKASI PENGABDIAN PADA MASYARAKAT UNIVERSITAS TERBUKA KELURAHAN TEKOLABBUA KECAMATAN PANGKAJENE KABUPATEN PANGKEP

Jalil Jalil

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan, kelangsungan hidup tanaman mangrove jenis  Rhizophora mucronata di lokasi Abdimas Universitas Terbuka pada Tahun 2012.  Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif.  Tanaman ujian dalam penelitian ini adalah tanaman hasil abdimas UT pada tahun 2012.  Hasil penelitian menunjukkan tingkat pertumbuhan mangrove di lokasi penelitian sangat tinggi yaitu > 100 cm dengan kondisi lingkungan yang meliputi salinitas, suhu, kecepatan arus dan tekstur tanah optimal utuk pertumbuhan mangrove.  Namun demikian tingkat kelangsungkan hidup yang didapatkan sangat rendah yaitu 22,33% < 60%. Diperlukan penelitian lanjutana untuk mengukur parameter lingkungan yang belum diukur pada pelitian ini.

Keywords


Rhizophora mucronata, Pertumbuhan, kelangsungan Hidup

References


Alongi, Daniel M. 2012. Present State And Future Of Wolrd’s Mangrove Forest Autralian Institute of Marine Science, PMB 3, Townsville MC Queensland, Australia 4810 Enviromental Conservation 29 (3): 331 – 349 © 2002. Foundation for Enviromental Conservation DOI:10.107/S0376892902000231 date submitet: 28 September Date accepted: 10 April 2001

Alwidakdo, A., Azham, Z., & Kamarubayana, L. 2014. Studi Pertumbuhan Mangrove Pada Kegiatan Rehabilitasi Hutan Mangrove Di Desa Tanjung Limau Kecamatan Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara. Agrifor Volume XIII Nomor 1, Maret 2014 ISSN: 1412 - 6885 , 11 - 18.

Bengen, D.G., 2001. Pedoman Teknis Pengenalan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove. Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan Institut Pertanian Bogor. Bogor, Indonesia

Dedi, S. 2007,. Institut Pertanian Bogor. Retrieved Maret 3, 2016, from Institut Pertanian Bogor: http://web.ipb.ac.id

Effendi , M.I. 1979. Metoda Biologi Perikanan. Yayasan Dewi Sri Bogor.

Halidah. 2010. Pertumbuhan Rhizophora mucronata Pada berbagai Kondisi Substrat Di kawasan Rehabilitasi Mangrove Sinjai Timur Sulawesi Selatan. Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam , 399 - 4112.

Gross, M. G. (1992). Oceanography A View of Earth. USA: Prentice Hall, Inc.

Kusumastanto, T., Adrianto, L., & Damar, A. 2006. Buku Materi Pokok Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Laut. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka.

http://www.mangrove.at/species.html, unduh tanggal 10 April 2013

http://www.traditionaltree.org. Species Profiles for Pacific Island Agroforestry, akses tanggal 23 Nopember 2016

Nontji, A. 1993. Laut Nusantara. Jakarta: Djambatan.

Nybakken, J.W. 1988. Biologi Laut; Suatu Pendekatan Ekologis. Jakarta, Gramedia

Odum P,E. 1993. Dasar-Dasar Ekologi Yogyakarta. UGM Press.

Rohmin Dahuri, D. H., Jacub Rais, P. D., Sapta Putra Ginting, I., & M.J. Sitepu, D. 1996. Pengelolaan Symberdaya Wilayah Pesisir dan Lautan Secara Terpadu. Jakarta: Pradya Paramita.

Yus Rusila Noor, M. K. 2006. Panduan Pengenalan Manrove di Indonesia. Bogor: PHKA/WI-IP.

Winata, A., & Juliana, E. 2014. Potensi Tegakan Sebagai Indikator Tingkat Keberhasilan Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (Phbm) Perhutani. Jurnal Matematika Sains dan Teknolgi FMIPA UT Vol. 15 No. 2 , 106 - 118.

Winata, A., & Juliana, E. 2016. Tingkat Keberhasilan Penanaman Pohon Mangrove kasus: Pesisir Pulau Untung Jawa Kepulauan Seribu. Jurnal Matematika Sains dan Teknologi, 29 - 39.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 OCTOPUS : JURNAL ILMU PERIKANAN

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Flag Counter