PENERAPAN METODE FUN LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 TOMPOBULU KABUPATEN GOWA

Syamsinar Syahrul

Abstract


ABSTRAK

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yang menjadi subjek pada penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Tompobulu pada semester genap tahun pelajaran 2014/2015dengan jumlah siswa kelas eksperimen 33 siswa pengambilan data dilakukan melalui pemberian tes. Data penelitian dianalisis secara  deskriftif kualitatif, dan kuantitatif. Hasil analisis secara kuantitatif menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas VII SMP Negeri 1 Tompobulu kabupaten Gowa pada siklus I skor rata-rata yang dicapai adalah 54,55 sedangkan pada siklus II skor rata-rata yang dicapai dalah 77,73 dari hasil analisis secara kualitatif menunjukkan terjadinya peningkatan hasil belajar pada siswa. Selama proses pembelajaran belangsung yaitu adanya perhatian yang serta merta, konsentrasi, siswa yang tidak terpengaruh gangguan dari luar kelas, siswa yang memiliki ingatan terhadap bahan pelajaran, siswa yang tidak miliki rasa bosan, yang semakin meningkat pada setiap pertemuannya. Hasil analisis data menunjukkan bahwa baik secara kuantitatif maupun kulitatif menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar dan keefektifan siswa setelah di ajar dengan menggunakan pembelajaran bahasa indonesia melalui metode fun learning.

Kata Kunci: Metode, fun learning, hasil belajar, dan bahasa Indonesia

 

 

ABSTRACT

This research was class action research, which became the subject of the study were students of class VII SMP Negeri 1 Tompobulu in the second semester of academic year 2014 / 2015dengan number of students grade 33 students experimental data collection is done through the provision of a test. Data were analyzed by descriptive qualitative and quantitative. The results of quantitative analysis showed an increase in average scores Indonesian learning outcomes of students of class VII SMP Negeri 1 Tompobulu Gowa district in the first cycle the average score achieved was 54.55 while in the second cycle the average score achieved was 77, 73 of the results of a qualitative analysis shows that the increase in student learning outcomes. During the learning process lasts namely their attention immediately, concentration, students who are not affected by interference from outside the classroom, students who have a memory of learning materials, students who do not have a sense of boredom, increasing at each meeting. The results of data analysis showed that both quantitative and qualitative showed an increase learning outcomes and effectiveness in teaching students after using Indonesian learning through fun learning methods.

Key words, Method, fun learning, teaching, and Indonesian language


Full Text:

PDF

References


Anni Chatarinati. 2004. Psikologi belajar . Semarang: UPT MKK UNNES.

Adrian. 2004. Peningkatan hasil belajar bahasa Indonesia melalui penerapan resitasi. UMM .

Bahri, A. (2015). Peningkatan kemampuan membaca intensif dengan menggunakan metode sq4r (survey, read, review, recite, reflect) di kelas VIII SMP. Guppi Samata Gowa. JURNAL PENDIDIKAN KONFIKS, 2(1).

De Porter, Bobi Mark Reordon dan Sarah Singer-noure, 2003. Quantum Learning: mempraktikkan Quantum Learning diruang-ruang Kelas. Bandung kaifa.

De Porter, Bobi Mark Reordon dan Sarah Singer-noure, 2008. Quantum teaching: mempraktikkan Quantum teaching diruang-ruang Kelas. Bandung kaifa.

Dimyanti, 2002. Belajar dan pembelajaran. Jakarta. Rineka Cipta.

Djamarah. 2003. Strategi Belajar mengajar. Jakarta. Rineka Cipta

Djibran,fahd. 2006. Revolusi sekolah. mizan. Bandung http/www. Republika on line artikel pendidikan network.

Goleman, Daniel. 1995 Emotional intelligences. New York: Bantam Books.

Hamalik Omar, 2001. Proses belajar mengajar. Jakarta. Rineka Cipta.

Haling, Abdul. 2007. Belajar dan pembelajaran. Universitas negeri Makassar

Indrahayu Sri, 2010. Peningkatan hasil belajar matematika melalui penerapan metode fun learning. UMM.

Purwanto, 1990. Pisikologi pendidikan. Bandung: PT Remaja Rasdakarya.

Risnawati. 2010. Meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia melalui pendekatan CTL.UMM.

Slameto. 1991. Prose Belajar mengajar dalam sistem kredit semester. Jakarta:Rineka Cipt

.

Sanjaya,w. 2006. Pembelajaran dalam implementasi kurikulum berbasis kompetensi, media group. Jakarta kencana.

Singer, Blair.1997.Pembicara. code of honor, Nevada: Xcel

Slameto, 2003. Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Sudirman, A.M. 2003. Interaksi dan motivasi belajar mengajar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Sudjana, N. 1996. Cara Belajar Siswa Aktif Dalam Proses Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Talib, A. (2016). Peningkatan kemampuan membuat kalimat tanya melalui games jeopardy siswa kelas v SDN No. 13 Allu kecamatan Bangkala Kabupaten Jeneponto. JURNAL PENDIDIKAN KONFIKS, 1(1).

Walberg, Herberg dan Greenberg,Rebecca.(mei, 1997) “Using the Learning Environmeninventory,”Education Leadership 54,8:45-46

Wiryawan. 1990. Strategi belajar mengajar. Departemenpendidikan dan kebudayaan. Universitas terbuka Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.26618/konfiks.v3i1.385

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 JURNAL KONFIKS

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Creative Commons License
Journal Konfiks is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.