Transgender Dalam Persepsi Masyarakat

Jasruddin Jasruddin, Jasmin Daud

Abstract


Fenomena transgender dalam masyarakat mendapatkan berbagai macam reaksi. Kasus-kasus pun banyak bermunculan sehingga membutuhkan penanganan. Dalam penelitian ini memfokuskan pada persepsi masyarakat kota Makassar terhadap keberadaan transgender. Untuk menjawabnya peneliti menggunakan pendekatan secara agama dan sosiologi. Adapun jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan menggunakan metode survey , yaitu dengan melakukan pendekatan langsung terhadap masyarakat kota  Makassar sebagai sasaran melalui penyebaran angket/questioner kepada masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian, dipaparkan mengenai persepsi yang diberikan masyarakat Makassar tentang keberadaan transgender.Peneliti menemukan jawaban yang bervariasi dari responden mengenai persepsi tentang transgender secara subjektif.Dapat diketahui bahwa transgender adalah orang yang memiliki kelainan biologis misalnya terlahir dengan dua alat kelamin dan adapula yang disebabkan oleh beberapa faktor eksternal seperti adanya pengaruh lingkungan pergaulan.

 

Kata Kunci: Persepsi, Masyarakat, Transgender


References


Arbani.(2012). Kejahatan Kebancian (Hate Crime) Terhadap Transgender (Male To Female) dan Waria.Depok: Universitas Indonesia

Ayuningtyas, Paramita. (2009). Identitas Diri Yang Dinamis:Analisis Identitas Gender Dalam Novel Breakfast On Pluto Karya Patrick Mccabe. Depok: Universitas Indonesia

Azwar, Saifuddin. (1997). Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya (edisi ke 2).

Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

B, A’malia. (2010). Fashion Dan Identitas Diri Waria (Studi Etnografi Simbol

simbol Komunikasi Non-verbal dalam Fashion Sebagai Pembentuk

Identitas Diri di kalangan Waria di kota Yogyakarta). Yogyakarta:

Universitas Sebelas Maret

Dahlan, Al-fiani.(2006). Kecendrungan BerprilakuTawuran Ditinjau Dari Kontrol

Diri Dan Persepsi Terhadap Tersedianya Dukungan Dari Teman Sebaya

Pada Remaja Di Kota Makassar. Makassar: Universitas Negeri Maakassr.

Fadilatul, Nur. (2013). Fenomena Transgender Dalam Hadis Nabi SAW (

Pemaknaan Hadis Dalam Sunan Abu Dawud Nomor Indeks 4930).

Surabaya: Institut Agama Islam Negeri sunan Ampel.

Jannah, Roudlotul. (2013). Pola Interaksi Sosial Masyarakat Dengan Waria Di Pondok Pesantren Khusus Al-Fatah Senin Kami. Semarang: Universitas Negeri Semarang.

Kartono, Kartini. (2007). Patologi Sosial.Jakarta: Rajawali Pers.

LGBT Nasional Indonesia.(2013). Hidup sebgai Lgbt di Asia.Jakarta: USAID Indonesia.

Masalah Sosial budaya.Warta Warga.(2010) http:// wartawarga .gunadarma.ac. id/ 2010/04/ masalah-sosial-budaya-13. Disunting pada 5 Mei 2011 pukul 23.30 WIT.

Transgender dan Transeksual.1 Oktober (2012).http://www.dian-puspita fib11.web.unair.ac.id.transgender-dan-transeksual.htm.Disunting pada 8 Mei 2015 pukul 14:20 WIT.

Mugniesyah.(2000). Persepsi Peran Gender. Bogor: Institut Pertanian Bogor

Putri, Dwi. (2012). Aspek Kejiwaan Kelompok transgenderdan Transeksual. Kuningan Jawabarat. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Ramadhani, Abd. Azis.(2012). Homoseksual Dalam Perspektif Hukum pidana dan

Hukum Islam. Suatu Studi Komparatif Normatif. Makassar: Universitas Hasanuddin.

Sadli, Saprina. (2010). Berbeda Tapi setara: Pemikiran Tentang Kajian Perempuan. Jakarta: Kompas.

Sakina, Nur. (2011). Pola Penangganan Konflik Lembaga Swadaya Masyarakat

Arus Pelangi Dengan Front Pembela Islam Dan Hizbut Tahrir Indonesia.

Jakarta: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakatra

Sayful.(2011). Strategi Kaum Waria Mempertahankan Eksistensinya di Makassar,

Sulawesi Selatan. Makassar: Universitas Hasanuddin

Soekanto, Soerjono. (1988). Sosiologi Penyimpangan. Jakarta: Rajawali Pers

Soekanto Soerjono.(2007). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: PT Raja Grafindo

Persada

Suyanto, Bagong dan Narwoko J. Dwi. (2007). Sosiologi Pengantar dan Terapan

(edisi kedua). Jakarta: Kencana.

Umar, Nasaruddin. (2001). Argumentasi Kesetaraan Gender Perspektif al-Quran. Jakarta: Paramadina.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.